77 Keluarga Korban Banjir Bandang Jayapura Peroleh Santunan

Oleh: Adi Briantika - 29 Maret 2019
Keluarga korban banjir Sentani, Papua, memperoleh santunan sebesar Rp5 juta dari seseorang yang disampaikan Polda Papua.
tirto.id - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Papua menyerahkan santunan kepada keluarga korban banjir bandang Jayapura.

"Ada 77 pihak keluarga atau wali penerima santunan sesuai dengan data jenazah yang telah teridentifikasi," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol, Ahmad Musthofa Kamal ketika dikonfirmasi, Kamis (28/3/2019).

Setiap keluarga atau wali mendapatkan Rp5 juta. Kamal menambahkan, santunan itu merupakan pemberian dari seseorang yang dititipkan kepada Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin.


Kemarin, Biddokkes Polda Papua pun menyerahkan 20 jenazah korban banjir bandang Sentani kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura dan dilakukan pemakaman massal di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Kamal menyatakan keputusan pemakaman massal ini merupakan inisiasi dari pimpinan gereja yang menyampaikan ke pemerintah provinsi.

"Menurut tim Disaster Victim Investigation [DVI] sebenarnya belum waktunya [penguburan] karena masih menunggu hasil pemeriksaan DNA. Namun, karena situasi, kami siap akomodasikan semua permintaan pemerintah," ujar Kamal.

Tim DVI telah berupaya mengidentifikasi seluruh korban, tapi ada beberapa fisik yang tidak dapat teridentifikasi lantaran kondisi jenazah rusak dan sampel DNA keluarga tidak cocok.

Meski ada pemakaman massal, proses identifikasi akan tetap dilakukan karena tim sudah mengambil sampel DNA para jenazah.

"Bagi keluarga yang belum menemukan [jenazah] dapat ke Biddokkes untuk mengidentifikasi kecocokan DNA," sambung Kamal.

Saat ini, sebanyak 74 korban banjir bandang di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua masih hilang atau belum ditemukan.

Hal itu disampaikan Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin di Jayapura, Rabu (27/3/2019).

Ia mengatakan, anggota TNI Polri hingga kini masih terus melakukan pencarian dengan dibantu masyarakat dan satuan lainnya. Namun, kata Sormin, akibat banyaknya material yang hanyut saat banjir bandang terjadi, menyebabkan tim kesulitan menemukan para korban.




Baca juga artikel terkait BANJIR SENTANI atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Hard News)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Zakki Amali
DarkLight