17 PMI yang Dideportasi dari Malaysia Positif COVID-19

Reporter: - 29 Oktober 2021
Dibaca Normal 1 menit
Lima pekerja migran Indonesia yang pulang mandiri dari Malaysia lewat Nunukan juga positif COVID-19.
tirto.id - Sebanyak 17 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, positif terinfeksi COVID-19.

Kepala UPT BP2MI Nunukan AKBP FJ Ginting melalui Kasi Perlindungan PMI, Arbain mengatakan total WNI yang dideportasi melalui wilayahnya sebanyak 193 orang.

Arbain merinci 14 orang diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR) di Pelabuhan Tunon Taka dan tiga PMI berdasarkan tes PCR kedua di Rusunawa Nunukan. Belasan PMI yang positif COVID-19 kini menjalani isolasi di RSUD Nunukan.

"Jadi ada lagi tiga orang PMI yang dideportasi yang positif COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR kedua oleh Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan sehingga totalnya sebanyak 17 orang," kata Arbain dikutip dari Antara, Jumat (29/10/2021).

Selain itu, lanjut dia, ada juga lima orang PMI yang pulang mandiri dari Sarawak, Malaysia melalui Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, yang positif COVID-19. Dengan begitu, jumlah PMI yang positif COVID-19 di Nunukan berjumlah 22 orang.

Perawatan PMI yang dideportasi maupun pulang mandiri tersebut saat ini dalam penanganan Satgas COVID-19. Bahkan, kata Arbain, dari 22 PMI asal Malaysia yang terpapar COVID-19 ada yang masih berusia belia.

Arbain mengakui semua PMI deportasi resmi telah memiliki bukti tes PCR negatif dari Malaysia. Akan tetapi, setelah dilakukan tes PCR ulang ternyata ada yang positif COVID-19.

Seluruh PMI yang terpapar COVID-19 bersama keluarganya belum dipulangkan ke daerah asal.

​Satgas COVID-19 Kabupaten Nunukan bakal menangani para pekerja migran yang positif COVID-19 hingga benar-benar sembuh. Hal itu agar mereka pulang ke rumah masing-masing dalam kondisi sehat.


Baca juga artikel terkait PEKERJA MIGRAN INDONESIA atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Kesehatan)

Sumber: Antara
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight