Warkop DKI Reborn 3 Garapan Rako Prijatno Rilis 12 September 2019

Oleh: Sirojul Khafid - 29 Agustus 2019
Dibaca Normal 1 menit
Sinopsis film Warkop DKI Reborn 3 dibintangi Aliando, Adipati Dolken, dan Randy Danistha.
tirto.id - Film Warkop DKI Reborn 3 akan rilis di bioskop-bioskop Indonesia pada Kamis, 12 September 2019. Dalam film garapan Rako Prijatno ini, trio Warkop DKI, Dono (Aliando), Kasino (Adipati Dolken) dan Indro (Randy Danistha) menjadi agen polisi rahasia.

Perekrutan mereka dilakukan komandan Cok (Indro Warkop) karena Karman (Mandra), orang kepercayaannya telah hilang. Trio ini harus menyelidiki dugaan pencucian uang yang dilakukan Amir Muka (Ganindra Bimo). Mereka harus menyelidiki production house (PH) milik Muka, hal yang membuat Dono, Kasino dan Indro mengikuti casting film.

Dalam proses penyelidikan ini, mereka bertemu dengan Inka (Salshabilla Adriani), artis sinetron yang hijrah ke dunia film. Sayangnya, Inka yang tidak tahu menahu malah terjebak dengan trio ini saat sedang menjalankan misi.

Dalam suatu kondisi, mereka pingsan dan tidak sadarkan diri. Mereka bangun dalam sebuah peti yang sudah ada di padang pasir. Sayangnya Inka tidak bersama mereka. Di tengah kebingungan yang belum selesai, Dono, Kasino dan Indro harus mencari kenyataan yang sedang terjadi.

Mereka juga harus mencari Inka yang kemudian membawa mereka pada petualangan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Selain di Indonesia, proses syuting juga dilakukan di Maroko.

Dilansir Antara News, proses syuting selama 35 hari tersebut dilakukan pada bulan puasa dalam suhu sekitar 48 derajat Celcius.

Sebelum Warkop Reborn versi terbaru ini, telah rilis dua versi lain berjudul Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 dan Part 2. Situs web Film Indonesia menuliskan, kedua film tersebut berhasil mendapatkan penonton sebanyak 6.858.616 dan 4.083.190.

Pada dua film sebelumnya, Dono diperankan oleh Abimana Aryasatya, Kasino oleh Vino G. Bastian dan Indro oleh Tora Sudiro.

Sebelum menggarap film ini, Rako merupakan sutradara #Teman tapi Menikah (2018), Asal Kau Bahagia (2018), Terjebak Nostalgia (2016), Bangkit! (2016), 3 Nafas Likas (2014), Sang Kiai (2013), Malaikat Tanpa Sayap (2012), Benci Disko (2009), Preman in Love (2009), D’Bijis (2007), Merah Itu Cinta (2007), dan Ungu Violet (2005).

Rako juga merupakan penulis naskah Ada Apa dengan Cinta? (2001), Tragedi (2000) dan Bintang Jatuh (2000). Selama karirnya, dia pernah mendapatkan beberapa penghargaan, di antaranya kategori Sutradara Terbaik dalam ajang Piala Citra 2007 melalui film Merah Itu Cinta.

Melalui film Ada Apa dengan Cinta? Rako mendapatkan dua penghargaan dalam kategori Penulis Skenario Terbaik di Piala Citra 2004 dan kategori Skenario Terpuji dalam ajang Festival Film Bandung 2002.


Baca juga artikel terkait SINOPSIS FILM atau tulisan menarik lainnya Sirojul Khafid
(tirto.id - Film)

Kontributor: Sirojul Khafid
Penulis: Sirojul Khafid
Editor: Dipna Videlia Putsanra
DarkLight