Tips, Cara, & Jenis Bercocok Tanam Hidroponik untuk Pemula

Oleh: Ahmad Efendi - 27 Juni 2020
Dibaca Normal 1 menit
Metode menanam dengan cara hidroponik menjadi rekomendasi alternatif bercocok tanam yang efektif dan menyenangkan.
tirto.id - Metode menanam dengan cara hidroponik sedang tren. Bahkan, cara ini menjadi rekomendasi alternatif bercocok tanam, khususnya bagi mereka yang kesulitan menemukan lahan pertanian atau hanya memiliki tempat terbatas.

Dikutip dari Hydroponics, cara bercocok tanam hidroponik adalah metode penanaman tanaman tanpa menggunakan media tumbuh dari tanah. Secara harfiah, hidroponik berarti penanaman dalam air yang mengandung campuran hara.

Kebutuhan air pada hidroponik juga lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.

Hidroponik telah berkembang dan semakin pesat semenjak pertama kali diperkenalkan oleh Dr. WF. Gericke dari Universitas California, Amerika Serikat.

Metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah ini diminati oleh banyak orang untuk tujuan komersial atau sebatas menyalurkan hobi.

Kini, hidroponik telah mempunyai beberapa sistem dengan praktik yang paling mudah hingga tingkat kesulitan yang tinggi.

Dengan menanam memakai cara hidroponik, maka hasil panen akan lebih cepat. Namun, Anda juga harus memperhatikan beberapa aspek lain, yaitu ketepatan dalam pemberian nutrisi, intensitas cahaya, dan juga suhu di sekitar tanaman tumbuh.

Bagi pemula, hal yang harus Anda perhatikan adalah air nutrisi yang benar-benar tepat dan dapat terserap dengan sempurna.

Menurut Cybertex Pertanian dari situs Kementerian Pertanian RI untuk Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, berikut ini jenis dan cara menanam dengan metode hidroponik bagi pemula:

1. NFT (Nutrient Film Technique)

Ini merupakan cara paling populer yang digunakan oleh banyak orang dalam mengaplikasikan cara menanam hidroponik.

Cara Menanam:
  1. Siapkan beberapa pipa atau talang dan pompa.
  2. Lubangi pipa sesuai dengan panjangnya. Pastikan jarak satu lubang dan lubang yang lain sama.
  3. Susun pipa atau talang yang dipersiapkan untuk menjadi tempat menanam tanaman.
  4. Siapkan penampung pada ujung pipa yang lebih rendah.
  5. Pasang pompa untuk mengalirkan air nutrisi agar alirannya maksimal
  6. Cara ini memiliki konsep dasar menanam akar tanaman tumbuh pada bagian lapisan nutrisi yang tidak dalam dan menjaga sirkulasinya agar tanaman tetap mendapat nutrisi, oksigen, serta air secara baik dan tercukupi.


2. Wick System

Jenis menanam hidroponik yang ini juga tidak kalah terkenal dengan cara pertama. Cara ini disukai karena pembuatannya yang mudah serta bahan-bahan yang mudah didapatkan serta murah, bahkan bisa menggunakan barang bekas.

Alat-alat yang Disiapkan:

1. Botol air mineral
2. Alat pemotong
3. Sumbu kompor atau kain flanel
4. Alat untuk melubangi, bisa berupa solder atau paku
5. Air nutrisi

Cara Membuat:
  1. Potong botol bekas menjadi 2 bagian.
  2. Lubangi tutup botol.
  3. Gabungkan ke dua bagian botol. Caranya adalah dengan membalik bagian moncong botol menghadap ke bawah.
  4. Pasang sumbu kompor atau kain flanel pada lubang di tutup botol, pastikan sumbu atau kain bisa menyerap air nutrisi.
  5. Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan tanah secukupnya.
  6. Isi bagian botol bawah dengan air nutrisi

Baca juga artikel terkait HIDROPONIK atau tulisan menarik lainnya Ahmad Efendi
(tirto.id - Gaya Hidup)

Kontributor: Ahmad Efendi
Penulis: Ahmad Efendi
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight