Skybridge akan Diresmikan Segera, 446 PKL akan Dipindahkan

Oleh: Maya Saputri - 7 Desember 2018
Uji coba skybridge Tanah Abang diuji coba hari ini, sejumla PKL akan dipindahkan di area ini.
tirto.id - Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat akan segera diresmikan setelah pelaksanaan uji coba dilakukan.

Kendati PD Pembangunan Sarana Jaya belum menyebutkan waktu pastinya, namun peresmian skybridge kemungkinan besar bakal dilakukan pada tahun ini.

PD Pembangunan Sarana Jaya merupakan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang ditunjuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun skybridge. Dalam pelaksanaan pembangunannya, Sarana Jaya bersinergi dengan PT KAI selaku operator dari Stasiun Tanah Abang.

“Hasil evaluasi uji coba ini akan kami sampaikan, nanti kami laporkan dulu ke Pak Gubernur (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan),” kata Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C. Pinontoan di Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (7/12/2018).

Menurut Yoory, uji coba dilakukan guna mengetahui apa saja kekurangan yang masih harus diperbaiki. Tak hanya itu, Yoory menyebutkan bahwa uji coba juga dilakukan untuk mengecek kondisi jalan di depan Stasiun Tanah Abang yang selama ini dikenal semrawut.

Masih dalam kesempatan yang sama, Yoory mengatakan bahwa operasional skybridge secara normal akan dilakukan pada Senin (10/12/2018) mendatang. Para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berdagang di tepi jalan pun akan dipindahkan ke skybridge.

Sebagaimana direncanakan sebelumnya, “Semoga Senin sudah bisa dipindahkan ke sini. Langsung seluruhnya,” ungkap Yoory.

Uji coba skybridge sendiri telah dilakukan mulai hari ini (7/12/2018) pada pukul 09.30 WIB. Yoory mengatakan uji coba bakal dilakukan per satu jam terlebih dahulu, untuk kemudian dilaksanakan evaluasi.

Yoory mengklaim pembangunan skybridge oleh Sarana Jaya sudah selesai semuanya. Ia mengatakan hubungan dengan PT KAI sejauh ini pun berjalan baik.

“Kesepakatan dengan PT KAI sudah sejak lama. Dari awal pun dengan PT KAI sudah enggak ada masalah,” ujar Yoory.

“Hanya saja kan masih ada kesepakatan-kesepakatan yang perlu kami persiapkan. Salah satunya seperti akses [yang] kita buka luas supaya tidak ada penumpukan penumpang di stasiun,” tambah Yoory.

Baca juga artikel terkait SKYBRIDGE TANAH ABANG atau tulisan menarik lainnya Maya Saputri
(tirto.id - Sosial Budaya)


Penulis: Maya Saputri
Editor: Maya Saputri