Menuju konten utama

5 Skincare yang Sebaiknya Dibawa saat Mendaki Gunung

Lindungi kulit dari cuaca ekstrem saat mendaki! Ini produk skincare saat mendaki gunung yang wajib masuk dalam tasmu, mulai dari sunscreen hingga lip balm.

5 Skincare yang Sebaiknya Dibawa saat Mendaki Gunung
Ilustrasi skincare naik gunung. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Mendaki gunung bukan hanya soal menyiapkan fisik, pakaian, makanan, maupun perlengkapan keselamatan, tapi juga menjaga kesehatan kulit selama perjalanan. Lalu, apa saja skincare saat mendaki gunung yang wajib dibawa?

Mendaki gunung berarti harus siap terpapar dengan banyak hal. Selama pendakian, kulit akan berhadapan dengan paparan sinar ultraviolet (UV), udara dingin yang kering, hingga debu yang menempel di wajah.

Kombinasi semuanya bisa memengaruhi kesehatan kulit dan memicu rasa tidak nyaman, terutama jika pendakian berlangsung selama berjam-jam atau beberapa hari.

Oleh karena itu, perlindungan kulit saat hikingmaupun mendaki gunung tetap penting dan wajib bawa skincare. Namun, tentu saja kita tidak membawa rangkaian produk skincare lengkap karena bisa merepotkan. Jadi, skincare apa saja yang wajib dibawa? Cek di sini selengkapnya.

Skincare Wajib untuk Mendaki Gunung

Ilustrasi skincare naik gunung

Ilustrasi skincare naik gunung. FOTO/iStockphoto

Saat mendaki gunung, kulit terpapar banyak hal, mulai dari sinar matahari, debu, angin, hingga keringat. Kondisi ini membuat kulit lebih mudah kering, terasa kotor, tidak nyaman, atau bahkan mengalami iritasi.

Kita tidak perlu membawa seluruh rangkaian skincare seperti saat beraktivitas sehari-hari. Cukup prioritaskan produk yang membantu melindungi kulit dari sinar matahari, menjaga kelembapan, dan membersihkan kotoran setelah pendakian. Berikut skincare saat mendaki gunung yang wajib dibawa:

1. Sunscreen

Sunscreenmenjadi salah satu skincare outdoor paling penting saat mendaki gunung karena kulit kita akan terpapar sinar UV selama proses pendakian. Tak hanya wajah, sunscreen juga sebaiknya diaplikasikan pada leher atau bagian tubuh yang terbuka.

Jangan lupa untuk memilih sunscreen dengan SPF minimal 30, perlindungan spektrum luas (broad spectrum) terhadap UVA dan UVB, serta memiliki ketahanan terhadap air dan keringat jika memungkinkan.

Aplikasikan secara merata pada wajah, leher, telinga, dan area kulit lain yang tidak tertutup pakaian. Ulangi pemakaian setidaknya setiap dua jam sekali, terutama setelah banyak berkeringat atau sering mengusap wajah.

2. Moisturizer

Moisturizeratau pelembap wajah termasuk skincare yang juga wajib dibawa saat naik gunung. Sesuai namanya, produk ini berfungsi membantu menjaga kelembapan kulit dan memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier).

Udara dingin, angin, dan kondisi lingkungan yang kering di area gunung bisa membuat kulit terasa kencang, kasar, bahkan bersisik. Oleh karena itu, pilih pelembap dengan tekstur yang nyaman digunakan dan sesuai jenis kulit.

Jika kulitmu cenderung berminyak, pelembap bertekstur gel yang ringan bisa menjadi pilihan. Sementara itu, kulit kering mungkin membutuhkan pelembap dengan tekstur krim yang lebih kaya.

3. Cleanser/Micellar Water

Skincare saat mendaki gunung yang juga wajib dibawa adalah cleanseratau pembersih wajah. Produk ini membantu mengangkat keringat, debu, minyak berlebih, dan sisa sunscreen. Pilih pembersih wajah yang lembut dan tidak membuat kulit terasa tertarik atau kering setelah digunakan.

Agar lebih praktis, kita bisa membawa cleanser berupa micellar water yang tidak perlu dibilas. Pembersih wajah ini juga memudahkan pendaki ketika akses air untuk cuci muka sangat terbatas. Pastikan juga membawa produk dalam kemasan kecil yang praktis sehingga mudah dibawa.

4. Lip Balm SPF

Bibir juga perlu mendapat perlindungan saat mendaki gunung, pasalnya sinar UV, angin, dan udara dingin bisa membuatnya kering serta pecah-pecah. Oleh karena itu, bawa lip balm yang mengandung SPF untuk membantu melindungi bibir dari sinar matahari sekaligus menjaga kelembapannya.

5. Face Mist

Face mist termasuk salah satu skincare praktis untuk hiking dan berguna untuk memberikan sensasi segar selama proses pendakian. Saat naik gunung, terutama di siang hari, wajah mungkin akan terasa panas, tidak nyaman, dan terasa kering.

Memakai face mist bisa memberikan kesegaran instan sehingga bisa tetap bersemangat saat mendaki. Face mist sendiri umumnya berbasis air dan ditambahkan dengan bahan-bahan pelembap untuk memberikan hidrasi ekstra. Kandungan produk bisa berbeda-beda tergantung merek yang dipilih.

Skincare Apa yang Tidak Perlu Dibawa?

Perawatan kulit setiap orang bisa berbeda-beda sehingga rutinitas skincarenya pun tidak sama. Pada dasarnya, tidak ada larangan untuk membawa produk skincare apa pun saat mendaki gunung. Namun, ada beberapa produk yang punya prioritas lebih rendah sehingga boleh ditinggal di rumah.

Contohnya eksfoliator, baik itu berupa scrubwajah maupun produk dengan kandungan AHA dan BHA. Produk ini memang penting bagi kulit, tapi bukan yang utama untuk menjaga kesehatan kulit saat sedang mendaki gunung.

Selain itu, eksfoliasi kemungkinan bisa akan meningkatkan risiko iritasi, terutama jika kulit sedang kering atau sensitif akibat paparan angin, udara dingin, dan sinar matahari selama pendakian.

Selain eksfoliator, produk lain seperti serum juga boleh ditinggal, misalnya seperti serum pencerah, anti-aging, atau serum lain dengan bahan aktif khusus.

Kita tidak harus membawa semua produk untuk mendapatkan kulit yang sehat selama pendakian. Cukup prioritaskan sunscreen, pelembap, pembersih wajah, lalu tambahkan lip balm SPF dan gunakan face mist sesuai kebutuhan.

Dengan mengurangi produk yang tidak esensial, isi tas menjadi lebih ringkas dan perawatan kulit pun lebih mudah dilakukan di tengah keterbatasan waktu, air, dan tempat selama mendaki.

Tips Memilih Sunscreen untuk Mendaki Gunung

Ilustrasi skincare naik gunung

Ilustrasi skincare naik gunung. FOTO/iStockphoto

Sunscreen termasuk salah satu skincaresaat mendaki gunung, tapi pemilihan tabir surya ini juga harus tepat, termasuk memperhatikan nilai SPF, kesesuaian dengan kulit, hingga kemudahan aplikasinya. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih sunscreen untuk mendaki gunung:

1. Pilih Sunscreen dengan Perlindungan Spektrum Luas

Pastikan sunscreen memiliki label broad spectrum atau perlindungan spektrum luas. Artinya, produk tersebut membantu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Umumnya sunscreen dengan spektrum luas ditandai dengan kode PA (Protection Grade of UVA) dan SPF (Sun Protection Factor)

2. Utamakan Sunscreen dengan SPF Minimal 30

Pilih sunscreen minimal SPF 30 untuk membantu melindungi kulit dari sinar UVB. Kita juga bisa mempertimbangkan sunscreen SPF 50 atau lebih, terutama jika pendakian berlangsung lama dan jalurnya banyak terpapar sinar matahari langsung.

Namun, perlu diingat bahwa SPF tinggi bukan berarti kita bisa mengabaikan cara pemakaian yang benar. Pastikan untuk mengoleskan tabir surya secara merata agar perlindungannya lebih optimal.

3. Pilih Formula yang Tahan Air dan Keringat

Aktivitas mendaki dapat membuat tubuh berkeringat sehingga sunscreen yang tidak tahan air berpotensi lebih cepat berkurang efektivitasnya. Oleh karena itu, prioritaskan sunscreen yang memiliki label waterproof atau tahan air.

Label ini bukan berarti sunscreen akan bertahan sepanjang hari selama pendakian tanpa perlu diaplikasikan ulang. Kita tetap perlu reapply sunscreen setidaknya 2 jam sekali atau sesuai petunjuk produk.

4. Pilih Tekstur yang Nyaman dan Sesuai Jenis Kulit

Pilih sunscreen yang sesuai dengan jenis kulit dan memiliki tekstur yang nyaman dipakai. Jika memiliki kulit berminyak, bisa memilih produk bertekstur ringan seperti gel sehingga tidak terasa terlalu lengket di kulit.

Sementara itu, kulit kering biasanya lebih nyaman dengan formula yang lebih thick yang sekaligus membantu menjaga kelembapan. Sebaiknya, coba sunscreen tersebut sebelum hari pendakian untuk mengetahui apakah formulanya nyaman dan tidak menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan.

5. Pastikan Sunscreen Mudah Diaplikasikan Ulang

Reapply atau pemakaian ulang sunscreen sangat penting karena produk ini memang tidak bisa melindungi kulit kita sepanjang hari hanya dalam satu kali oles. Jika memungkinkan pilih produk yang mudah diaplikasikan ulang, misalnya dalam bentuk spray yang cukup disemprotkan merata di wajah.

Jika tidak punya, setidaknya pilih sunscreen dalam kemasan kecil. Skincare travel size jauh lebih praktis dibawa, tidak memakan banyak tempat, bahkan bisa disimpan di saku tas yang mudah dijangkau.

Panduan Menyiapkan Skincare untuk Mendaki Gunung

ilustrasi packing carrier bag

ilustrasi packing carrier bag. foto/istockphoto

Menyiapkan skincare untuk hiking perlu mempertimbangkan kebutuhan utama kulit, durasi perjalanan, dan kapasitas tas yang dibawa. Agar lebih praktis, ikuti beberapa panduan berikut agar pengalaman mendaki gunung tidak merusak kesehatan kulit, tapi juga tidak merepotkan meski harus melakukan perawatan.

1. Pilih Skincare dengan Kemasan Ringkas

Gunakan skincare dalam kemasan kecil agar tidak memakan banyak ruang dan menambah beban tas. Jika tersedia, pilih produk dalam ukuran travel size khusus untuk dibawa selama pendakian.

Sesuaikan juga jumlah skincare dengan durasi pendakian, hitung mulai dari perjalanan menuju base camp, proses mendaki, hingga pulang kembali ke rumah.

Jika perjalanan dilakukan selama berhari-hari atau dalam waktu lama, skincare ukuran travel size mungkin kurang memadai, terutama sunscreen yang harus reapply berkali-kali.

2. Kurangi Produk yang Tidak Esensial

Agar bawaan lebih ringan, cek kembali produk skincare yang akan dibawa. Prioritaskan skincare untuk membersihkan, melembapkan, dan melindungi kulit dari sinar UV.

Sunscreen, pelembap, pembersih wajah, lip balm SPF, dan face mist bisa menjadi prioritas utama. Sementara serum, toner, hingga produk eksfoliator bisa ditinggalkan sementara. Dengan demikian, barang bawaan jadi lebih sedikit dan kita tidak akan menghabiskan banyak waktu hanya untuk skincare-an.

3. Pertimbangkan Produk Skincare Multifungsi

Produk multifungsi bisa semakin meringkas perlengkapan skincare saat mendaki gunung. Misalnya, jika sunscreen sudah mengandung bahan pelembap dan dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan hidrasi kulit, kita bisa skip moisturizer.

Namun, perlu diingat bahwa kulit setiap orang berbeda dan kondisi udara gunung juga tak sama dengan lingkungan sehari-hari. Jadi, tetap sesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing.

4. Simpan Skincare dengan Aman dan Mudah Dijangkau

Susun skincare dalam kantong kecil atau pouch tahan air agar tidak tercecer dan lebih mudah ditemukan di dalam tas. Sunscreen dan lip balm SPF bisa diletakkan di bagian yang mudah dijangkau sehingga bisa langsung diambil ketika harus reapply di tengah perjalanan.

Cara Merawat Kulit Saat Mendaki

Ilustrasi Mendaki Gunung

Ilustrasi Mendaki Gunung. foto/istockphoto

Merawat kulit saat mendaki gunung tidak harus dilakukan dengan rutinitas skincare yang panjang. Hal terpenting adalah melindungi kulit dari paparan sinar matahari, menjaga kebersihannya, dan mempertahankan kelembapan selama perjalanan.

Agar kulit tetap sehat, bersih, dan nyaman hingga mencapai puncak, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Aplikasikan Ulang Sunscreen Secara Berkala

Selama mendaki, kulit akan terkena sinar UV selama berjam-jam, apalagi jika melewati jalur terbuka yang minim pepohonan. Maka, gunakan sunscreen dengan perlindungan spektrum luas dan SPF minimal 30 sebelum memulai pendakian.

Aplikasikan secara merata pada wajah, leher, dan bagian tubuh yang tidak tertutup. Selalu reapply minimal setiap dua jam sekali untuk perlindungan optimal. Jika berkeringat banyak, terkena air/hujan, sering menyeka keringat atau mengusap wajah dengan handuk, lakukan reapply lebih sering.

Untuk melengkapi perlindungan kulit, usahakan memakai pakaian yang lebih tertutup, misalnya baju lengan panjang dan memakai topi. Jika perlu, pakai masker dari scarf atau bandana.

2. Bersihkan Keringat dengan Lembut

Keringat yang bercampur dengan debu dan minyak dapat membuat wajah terasa lengket dan tidak nyaman selama pendakian. Namun, hindari menggosok wajah terlalu keras dengan handuk atau tisu karena gesekan berlebihan dapat menyebabkan iritasi, apalagi jika punya kulit sensitif.

Saat membersihkan wajah, tap-tap atau tepuk wajah secara lembut menggunakan handuk bersih untuk menyerap keringat. Jika memungkinkan, bersihkan wajah menggunakan air dan pembersih wajah yang lembut ketika beristirahat atau setelah menyelesaikan pendakian.

3. Jaga Kelembapan Kulit

Udara pegunungan yang dingin dan kering bisa membuat kulit kehilangan air sehingga terasa kasar dan kencang. Untuk mengatasinya, gunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit sebelum memulai pendakian dan setelah membersihkan wajah.

Tak hany kulit wajah, jangan lupa aplikasikan lip balm dengan SPF untuk menjaga kelembapan bibir dan melindunginya dari sinar matahari. Lip balm juga diaplikasikan berulang kali agar bibir tetap lembap dan terhindar dari pecah-pecah.

4. Hindari Menyentuh Wajah dengan Tangan Kotor

Selama perjalanan, tangan dapat bersentuhan dengan tanah, pohon, tongkat, dan berbagai permukaan yang kotor. Sebisa mungkin hindari menyentuh atau mengusap wajah dengan tangan yang masih kotor karena hal ini berpotensi menimbulkan atau memperburuk masalah kulit.

Rekomendasi SunscreenWaterproof untuk Mendaki Gunung

Sunscreen spray

Sunscreen. foto/istockphoto

Paparan sinar UV di ketinggian bisa menjadi tantangan bagi kulit sehingga memilih sunscreen untuk mendaki gunung tidak boleh sembarangan. Berikut beberapa rekomendasi sunscreen yang bisa dibawa saat naik gunung karena memiliki perlindungan broad spectrum dan waterproof:

1. Wardah UV Shield Active Protection Serum SPF 50 PA++++

Wardah menghadirkan sunscreen yang cocok untuk aktivitas outdoor maupun dipakai saat berolahraga. Sunscreen ini mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB, sekaligus membantu menjaga kelembapan serta memperbaiki skin barrier.

Diperkaya dengan bisabolol untuk hidrasi lebih, teksturnya terasa segar, watery, transparan, dan tidak meninggalkan whitecast. Produk ini juga diklaim sweatproof dan waterproof sehingga aman dipakai naik gunung. Sunscreen ini dijual di harga Rp90.000–Rp100.000 (35 ml).

2. ERHA Perfect Shield Active Light SPF 50+ PA++++

ERHA Perfect Shield Active Light memiliki perlindungan tinggi sehingga cocok untuk olahraga dan berbagai aktivitas outdoor, termasuk mendaki gunung. Dengan perlindungan broad spectrum, sunscreen ini memiliki tekstur ringan, mudah diratakan, tidak lengket, dan tidak ada whitecast.

ERHA Perfect Shield Active Light juga membantu mengontrol minyak berlebih. Formulanya juga diklaim anti luntur serta tahan terhadap keringat dan air sehingga praktis untuk menemani aktivitas di bawah sinar matahari. Produk ini dibanderol harga Rp150.000–Rp200.000 (50 ml).

3. Anessa Perfect UV Sunscreen Skincare Milk SPF 50+ PA++++

Sunscreen dari Anessa ini bisa menjadi pilihan skincare saat mendaki gunung karena menawarkan perlindungan broad spectrum. Sunscreen ini juga dilengkapi teknologi yang mampu memperkuat perlindungan saat terkena keringat, air, panas, dan kelembapan udara.

Formulanya sangat tahan air, tahan gesekan, serta membantu menjaga kelembapan kulit agar tidak mudah kering akibat paparan sinar matahari. Mengandung kolagen, super hyaluronic acid, dan ekstrak kulit jeruk untuk nutrisi tambahan, produk ini bisa dibeli di harga Rp190.000–Rp230.000 (20 ml).

4. Innisfree Intensive Long Lasting Sunscreen SPF 50+ PA++++

Innisfree Intensive Long Lasting Sunscreen cocok untuk pemilik kulit kombinasi hingga berminyak dan membutuhkan sunscreen untuk aktivitas outdoor, termasuk mendaki gunung. Sunscreen ini memiliki tekstur krim yang menyegarkan dengan formula yang tahan air.

Diperkaya ekstrak teh hijau dan centella, produk ini juga membantu melembapkan serta menjaga kenyamanan kulit. Sunscreen Innisfree memiliki hasil akhir matte, terasa ringan, dan tidak meninggalkan rasa lengket. Produk ini dibanderol dengan harga Rp150.000–Rp200.000 (60 ml).

5. Banana Boat Sunblock Sport SPF 50 PA++++

Banana Boat Sunblock Sport dirancang untuk menemani aktivitas olahraga dan kegiatan luar ruangan serta cocok untuk kulit normal hingga berminyak. Dilengkapi teknologi AvoTriplex, sunscreen ini membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan risiko kulit terbakar.

Formulanya tahan air dan keringat, cepat meresap, tidak berminyak, dan tidak meninggalkan whitecast. Cocok digunakan untuk hiking atau mendaki gunung, Banana Boat Sunblock Sport bisa dibeli di harga Rp180.000–Rp200.000 (90 ml).

Butuh rekomendasi produk perawatan kulit atau informasi menarik lain seputar skincare? Temukan berbagai produk pilihan hingga tips kecantikan di tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel tentang Skincare

Baca juga artikel terkait SKINCARE atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Edusains
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani