Menuju konten utama

Sejarah HIPMI, Siapa Pendirinya, & Daftar Ketua Umum hingga 2022

HIPMI adalah singkatan dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia. Sejarah HIPMI dipelopori oleh Aburizal Bakrie dan pengusaha-pengusaha lainnya.

Sejarah HIPMI, Siapa Pendirinya, & Daftar Ketua Umum hingga 2022
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur Mufti Anam bersama sejumlah pengurus Hipmi Jatim lainnya mengucapkan sumpah saat pelantikan HIPMI Jatim periode 2018-2021 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (1/3/2018). ANTARA FOTO/Zabur Karuru

tirto.id - HIPMI adalah singkatan dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia yang merupakan organisasi operasional yang bersifat non politik.

HIPMI didirikan pada 10 Juni 1972 dan dipelopori oleh Aburizal Bakrie dan pengusaha-pengusaha lainnya.

Tujuan HIPMI adalah untuk mendorong serta mengembangkan jiwa kewiraswastaan di kalangan generasi muda agar dapat menjadi pengusaha yang profesional, kuat dan tangguh dalam sektor usaha yang ditekuni.

Selain itu organisasi ini juga berupaya melaksanakan program pemerintah dan turut mensukseskan proses pembangunan nasional maupun daerah menuju kepada terciptanya masyarakat yang adil dan makmur,serta membentuk pengusaha nasional yang berwawasan kebangsaan, yang memiliki moral, etika dan bisnis serta mampu berdaya saing di pasaran internasional.

Bergerak independen di bidang perekonomian, HIPMI memiliki sasaran operasionalnya yang bersifat non politik. Hal tersebut diperkuat dengan upaya tidak mencari keuntungan dan bersifat kekeluargaan.

Dalam menjalankan usahanya, permasalahan yang dihadapi oleh anggota HIPMI sangat bervariasi. Namun demikian pada pokoknya dapat dikelompokkan dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan akses pasar, kelemahan dalam pendanaan dan akses pada sumber pembiayaan, kelemahan dalam organisasi dan manajemen, kelemahan dalam kapasitas dan penguasaan teknologi, serta kelemahan dalam membangun jaringan usaha.

Infografik SC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia

Infografik SC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia. tirto.id/Fuad

Sejarah HIPMI

Berdasarkan laman resmi HIPMI Sukoharjo, sejarah berdirinya HIPMI adalah didirikan pada 10 Juni 1972. HIPMI melandasi semangat keorgansasiannya untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda, karena pada saat itu banyak dari kaum muda yang bercita-cita menjadi pengusaha.

Ketika Indonesia dilanda krisis ekonomi pada tahun 1998, HIPMI telah berhasil mencetak kaderisasi wirausaha yang menghasilkan tokoh-tokoh muda baru dalam percaturan dunia usaha, baik skala nasional maupun internasional.

Keadaan tersebut kemudian dapat mempengaruhi cara pandang masyarakat terhadap profesi pengusaha yang pada mulanya dianggap sebagai strata yang rendah. Sehingga profesi pengusaha di mata masyarakat cukup berhasil menandingi profesi-profesi lain seperti birokrat, TNI/POLRI, dlsb.

Pada era Reformasi, HIPMI dituntut untuk merubah visi dan misi organisasinya guna beradaptasi dengan keadaan pasca krisis ekonomi. Hal tersebut memungkinkan HIPMI untuk senantiasa adaptif dengan paradigma baru, yakni menjadikan Usaha Kecil Menengah sebagai pilar utama dan lokomotif pembangunan ekonomi nasional.

Berikut adalah daftar Ketua Umum HIPMI:

  • Abdul Latief (1972-1973)
  • Siswono Yudo Husodo (1972-1977)
  • Aburizal Bakrie (1877-1979)
  • Pontjo Sutowo (1979-1983)
  • Agung Laksono (1983-1986)
  • Sharif Cicip Sutoarjo (1986-1989)
  • Bambang Riyadi Soegomo (1989-1992)
  • Adi Putra Darmawan Tahir (1992-1995)
  • Bambang Wiyogo Atmodarminto (1995-1998)
  • Hariyadi Budisantoso Sukamdani (1998-2001)
  • Muhammad Lutfi (2001-2005)
  • Sandiaga Salahuddin Uno (2005-2008)
  • Erwin Aksa Mahmud (2008-2011)
  • Raja Sapta Oktohari (2011-2015)
  • Bahlil Lahadalia (2015-2019)
  • Mardani H. Maming (2019-2022)

Baca juga artikel terkait HIPMI atau tulisan lainnya dari Mohamad Ichsanudin Adnan

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Mohamad Ichsanudin Adnan
Penulis: Mohamad Ichsanudin Adnan
Editor: Yulaika Ramadhani