Menuju konten utama

Sebaran Corona di Indonesia dan Update Covid-19 Dunia 23 Juni 2020

Total jumlah kasus positif corona di Indonesia pada hari ini telah sebanyak 47.896 pasien. Jatim hari ini kembali melaporkan kasus baru dengan jumlah terbanyak di antara 34 provinsi.

Sebaran Corona di Indonesia dan Update Covid-19 Dunia 23 Juni 2020
Ilustrasi Virus Corona. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Penambahan kasus positif corona di Indonesia pada hari ini kembali menembus angka 1000 orang. Dalam 24 jam terakhir, hingga pukul 12.00 WIB hari ini, ditemukan sebanyak 1.051 kasus baru.

Data ini sesuai dengan update terbaru yang dilansir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Selasa sore, 23 Juni 2020.

Jumlah kasus baru kali ini lebih banyak dari data harian pada tanggal 21 dan 22 Juni kemarin yang berada di kisaran angka 800 dan 900-an.

Dengan penambahan 1.051 pasien baru, total jumlah kasus positif corona di Indonesia pada hari ini meningkat menjadi 47.896 orang.

Dari total kasus itu, sejumlah 26.120 pasien atau 54,5 persen, kini masih dalam perawatan (kasus aktif).

Angka kesembuhan pasien positif corona pada hari ini juga bertambah 506 orang. Dengan demikian, total jumlah pasien Covid-19 di tanah air yang sudah sembuh mencapai 19.241 orang atau 40,2 persen dari total kasus.

Sedangkan jumlah pasien Covid-19 yang meninggal di Indonesia pun kembali bertambah dengan angka yang sama dengan data kemarin, yakni 35 jiwa. Penambahan ini membikin total angka kematian pasien corona di dalam negeri menjadi 2.535 jiwa atau 5,3 persen dari total kasus.

Hingga hari ini, sebanyak 13.348 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di seluruh wilayah Indonesia masih diawasi dan 35.983 Orang Dalam Pemantauan (ODP) berstatus sedang dipantau.

Data Gugus Tugas juga menunjukkan, selama 24 jam hingga pukul 12.00 WIB hari ini, sebanyak 17.908 spesimen diperiksa dengan metode RT-PCR dan TCM untuk diagnosa Covid-19.

Jumlah spesimen yang diperiksa ini jauh lebih banyak dibanding data Senin kemarin meskipun belum mencapai angka 20 ribu, sebagaimana ditargetkan oleh pemerintah. Sejak 1 April sampai sekarang, total sudah ada 666.219 spesimen yang sudah diperiksa untuk diagnosa Covid-19.

Sebaran Kasus Baru Corona Hari Ini di Indonesia

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyatakan terdapat lima provinsi yang melaporkan kasus baru dengan jumlah signifikan pada 23 Juni 2020. Jawa Timur kembali mengalami peningkatan kasus yang tertinggi.

"Jawa Timur melaporkan kasus baru [sebanyak] 258 orang dan sembuh 60 orang," kata Yurianto saat mengumumkan update data kasus corona di Indonesia pada Selasa sore (23/6/2020).

DKI Jakarta melaporkan kasus baru dengan jumlah terbanyak kedua pada hari ini yakni 160 orang. Lalu, Sulawesi Selatan mempunyai 154 kasus baru. Dua lainnya, Sumatera Utara melaporkan 117 kasus baru dan Papua dengan 55 kasus baru.

"Ada 18 provinsi yang melaporkan kasus baru dengan jumlah 10. Dan delapan provinsi tidak melaporkan kasus baru," ujar Yurianto menambahkan.

Penambahan 258 pasien baru pada hari ini membuat total jumlah kasus positif virus corona di Jawa Timur pada hari ini menembus angka 10 ribu orang.

Total kasus positif corona di Jatim juga semakin mendekati data dari DKI Jakarta. Di Jatim, total sudah terdeteksi 10.115 kasus Covid-19. Sementara di ibu kota, sejauh ini sudah ditemukan 10.250 kasus.

Angka kematian pasien Covid-19 di Jatim pun semakin jauh melampaui DKI Jakarta. Sampai hari ini, sebanyak 741 pasien positif corona telah meninggal di Jawa Timur. Sedangkan di Jakarta, tercatat 594 pasien Covid-19 telah meninggal.

Sementara penambahan 154 pasien baru pada hari ini membikin total angka kasus positif corona di Sulawesi Selatan mencapai level baru, yakni melampaui angka 4 ribu orang.

Berikut data sebaran kasus positif corona di 34 provinsi Indonesia, sesuai data 23 Juni 2020:

  • Aceh: 0 kasus baru (total 49 kasus)
  • Bali: 36 kasus baru (total 1.116 kasus)
  • Banten: 9 kasus baru (total 1.373 kasus)
  • Bangka Belitung: 0 kasus baru (total 148 kasus)
  • Bengkulu: 2 kasus baru (total 118 kasus)
  • DI Yogyakarta: 3 kasus baru (total 291 kasus)
  • DKI Jakarta: 160 kasus baru (total 10.250 kasus)
  • Jambi: 2 kasus baru (total 114 kasus positif)
  • Jawa Barat: 31 kasus baru (total 2.901 kasus)
  • Jawa Tengah: 49 kasus baru (total 2.766 kasus)
  • Jawa Timur: 258 kasus baru (total 10.115 kasus)
  • Kalimantan Barat: 15 kasus baru (total 313 kasus)
  • Kalimantan Timur: 12 kasus baru (total 447 kasus)
  • Kalimantan Tengah: 11 kasus baru (total 796 kasus)
  • Kalimantan Selatan: 27 kasus baru (total 2.685 kasus)
  • Kalimantan Utara: 0 kasus baru (total 177 kasus)
  • Kepulauan Riau: 0 kasus baru (total 281 kasus)
  • Nusa Tenggara Barat: 14 kasus baru (total 1.081 kasus)
  • Sumatera Selatan: 16 kasus baru (total 1.855 kasus)
  • Sumatera Barat: 5 kasus baru (total 712 kasus)
  • Sulawesi Utara: 7 kasus baru (total 861 kasus)
  • Sumatera Utara: 117 kasus baru (total 1.232 kasus)
  • Sulawesi Tenggara: 2 kasus baru (total 336 kasus)
  • Sulawesi Selatan: 154 kasus baru (total 4.062 kasus)
  • Sulawesi Tengah: 3 kasus baru (total 179 kasus)
  • Lampung: 0 kasus baru (total 181 kasus)
  • Riau: 27 kasus baru (total 193 kasus)
  • Maluku Utara: 34 kasus baru (total 465 kasus)
  • Maluku: 1 kasus baru (total 634 kasus)
  • Papua Barat: 0 kasus baru (total 224 kasus)
  • Papua: 55 kasus baru (total 1.495 kasus)
  • Sulawesi Barat: 0 kasus baru (total 104 kasus)
  • Nusa Tenggara Timur: 0 kasus baru (total 111 kasus)
  • Gorontalo: 1 kasus baru (total 231 kasus).

Update Corona Dunia Hari Ini: Angka Kasus Sudah 9 Juta

Total jumlah kasus positif corona di dunia pada hari ini telah mencapai 9.108.670 orang. Dari data keseluruhan kasus tersebut, 472.703 pasien Covid-19 di banyak negara telah meninggal. Adapun total pasien yang sudah sembuh dari sakit Covid-19 sudah mencapai 4.543.847 orang.

Data terbaru tersebut merupakan update yang dirilis CSSE Johns Hopkins University dan diperbarui hingga pukul 16.00 WIB, Selasa, 23 Juni 2020.

Sebagai pembanding, situs agregator data statistik dunia, Worldometers melaporkan total kasus positif corona di dunia, hingga Selasa sore, sudah mencapai 9.209.986 orang.

Data Worldometers juga menunjukkan angka kematian pasien Covid-19 di dunia sudah sebanyak 474.798 jiwa dan yang sudah sembuh baru 4.957.019 orang.

Indonesia masih menempati urutan ke-29 dalam daftar urutan negara dengan jumlah kasus positif corona yang terbanyak di dunia. Di Asia Tenggara, Indonesia kini memiliki angka kasus positif dan kematian tertinggi.

Sedangkan daftar 10 negara dengan jumlah kasus positif corona tertinggi di dunia belum banyak berubah. Berikut 10 negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia, sampai 23 Juni 2020:

  1. AS: 2.312.302 kasus, 120.402 meninggal, 640.198 sembuh
  2. Brasil: 1.106.470 kasus, 51.271 meninggal, 601.736 sembuh
  3. Rusia: 598.878 kasus, 8.349 meninggal, 355.847 sembuh
  4. India: 440.215 kasus, 14.011 meninggal, 248.190 sembuh
  5. Inggris: 306.761 kasus, 42.731 meninggal, 1.322 sembuh
  6. Peru: 257.447 kasus, 8.223 meninggal, 145.320 sembuh
  7. Chile: 246.963 kasus, 4.502 meninggal, 205.397 sembuh
  8. Spanyol: 246.504 kasus, 28.324 meninggal, 150.376 sembuh
  9. Italia: 238.720 kasus, 34.657 meninggal, 183.426 sembuh
  10. Iran: 207.525 kasus, 9.742 meninggal, 166.427 sembuh.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat perkembangan terbaru pandemi memperlihatkan grafik angka infeksi virus corona di dunia masih terus menanjak.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan lembaganya menerima laporan ada penambahan kasus positif virus corona sebanyak 183.000 pasien pada 21 Juni 2020. Jumlah kasus baru tersebut merupakan laporan harian tertinggi selama pandemi terjadi.

"Beberapa negara terus mengalami peningkatan [jumlah] kasus [corona] dan kematian," kata dia dalam konferensi pers pada 22 Juni 2020.

Menurut Tedros, sejumlah negara yang sebelumnya berhasil menekan angka penularan Covid-19 dan kemudian memperlonggar peraturan pembatasan aktivitas sosial-ekonomi, saat ini kembali mengalami peningkatan jumlah kasus.

Dia mengakui semua negara kini dihadapkan pada keharusan melindungi warganya dari infeksi virus corona serta mencegah kemunduran perekonomian. Namun, Tedros berpendapat, keduanya masih mungkin dijalankan secara bersamaan.

"Kami mendesak seluruh negara untuk berhati-hati dan kreatif dalam menemukan solusi yang memungkinkan warganya tetap aman saat melanjutkan kehidupan mereka," ujar Tedros.

Pada saat sekarang, menurut Tedros, semua negara harus memaksimalkan upaya pelacakan dan pemeriksaan untuk diganosa kasus positif corona, mengisolasi serta merawat pasien Covid-19 dan menelusuri kontak mereka.

Di sisi lain, Tedros mendukung penggunaan obat dexamethasone untuk perawatan pasien Covid-19 dalam kondisi kritis di bawah pengawasan klinis yang ketat. Meskipun riset soal efektivitas obat ini masih pada tahap permulaan, dia menilai bukti yang ditemukan peneliti Inggris sudah cukup jelas.

Meskipun demikian, Tedros mengingatkan, belum ada bukti bahwa dexamethasone efektif untuk pengobatan pasien Covid-19 dengan gejala ringan atau untuk pencegahan infeksi. Jika digunakan tanpa rekomendasi dan pengawasan dokter, obat ini dikhawatirkan memicu masalah kesehatan.

Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan lainnya dari Addi M Idhom

tirto.id - Kesehatan
Penulis: Addi M Idhom
Editor: Agung DH