Menuju konten utama

Salah, Klaim Sherly Tjoanda Bergabung dengan PSI

Tidak ada sumber dari media kredibel maupun pengumuman resmi yang membenarkan kepindahan atau bergabungnya Sherly Tjoanda ke PSI.

Salah, Klaim Sherly Tjoanda Bergabung dengan PSI
Periksa Fakta Sherly Masuk PSI. foto/hotline periksa fakta tirto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sejumlah narasi muncul di media sosial Facebook, yang mengeklaim Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara, bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Narasi tersebut juga menyebutkan bahwa bergabungnya Sherly menunjukkan pengaruh besar dan magnet politik Joko Widodo (Jokowi) dalam perpolitikan nasional menuju 2029.

Narasi itu salah satunya muncul dalam unggahan akun Facebook bernama “Christ Junta” (arsip) yang sudah diunggah sejak Kamis (29/10/2026). Hingga Jumat (30/10/2026) unggahan tersebut telah ditonton sebanyak 51 ribu kali serta mendapatkan reaksi dari 1,7 ribu netizen, 209 komentar, dan dibagikan sebanyak 545 kali.

“Mengejutkan publik! Ibu Serly Juanda gabung PSI. Jokowi makin kuat. Persaingan menuju 2029 memanas. Gempar, Serly Juanda dilaporkan masuk partai PSI. Gerakan Jokowi jadi sorotan publik. Berita ini tiba-tiba meledak di media sosial dan membuat seluruh publik terkejut...," narasi dalam video yang menampilkan Sherly bertemu dengan sejumlah tokoh politik di Indonesia.

Sementara itu, unggahan serupa juga terlihat pada akun Facebook bernama “Andi Taufik” yang tayang Minggu (25/10/2026), dengan caption bernada serupa mengenai magnet politik Jokowi. Kendati demikian, unggahan tersebut hanya mendapat respons dari 1 netizen dan ditonton sebanyak 74 kali.

Lantas, benarkah klaim dalam unggahan tersebut?

Periksa Fakta Sherly Masuk PSI

Periksa Fakta Sherly Masuk PSI. foto/hotline periksa fakta tirto

Penelusuran Fakta

Tirto memulai penelusuran dengan meneliti isi narasi serta pemberitaan terkait klaim bergabungnya Sherly Tjoanda ke PSI. Namun, sebelumnya, Tirto menemukan kesalahan penulisan ejaan nama Gubernur Maluku Utara tersebut, penulisan nama yang benar adalah Sherly Tjoanda, bukan Djuanda.

Kemudian Tirto melakukan penelusuran untuk meneliti narasi dari unggahan. Berdasarkan penelusuran pada sejumlah pemberitaan maupun sumber media arus utama yang kredibel, tidak ditemukan informasi resmi atau valid yang membenarkan bahwa Sherly Tjoanda telah bergabung dengan PSI.

Adapun Tirto sempat menghubungi pihak PSI untuk mengonfirmasi temuan tersebut. Namun, hingga berita ini selesai ditulis pada Jumat (30/10/2026), kami belum mendapatkan respon.

Sementara itu, video yang beredar di media sosial tersebut tampak merangkai berbagai momen pertemuan Sherly dengan sejumlah tokoh politik secara terpisah, yang kemudian dinarasikan terkait peta kekuatan politik jelang tahun 2029 dan pengaruh Joko Widodo.

Berdasarkan analisis melalui Google Lens terhadap potongan-potongan klip yang digunakan dalam video berdurasi 54 detik tersebut, sejumlah cuplikan video yang menampilkan Sherly Tjoanda menemui beberapa tokoh politik diambil dari akun TikTok miliknya, @sherlytjoanda.

Misalnya, ​cuplikan video yang menampilkan Sherly bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bersumber dari unggahan TikTok miliknya pada 2 Desember 2024. Konteks pertemuan tersebut adalah kunjungan Sherly untuk berdiskusi dengan Ketua Umum PSI usai dirinya terpilih menjadi Gubernur Maluku Utara.

Sementara itu, cuplikan video selanjutnya memperlihatkan momen pertemuan Sherly dengan Ketua Umum PKB, Cak Imin, yang juga diunggah pada tanggal 3 Desember 2024. Pertemuan itu terjadi pada hari Senin tanggal 2 Desember pukul 14.00 di kantor Menko Pemberdayaan Masyarakat.

​Potongan-potongan video dari kunjungan resmi tersebut diambil, kemudian dirangkai ulang menjadi sebuah konten tanpa konteks asli, lalu disunting dengan narasi yang membangun opini publik dengan klaim kepindahan Sherly ke salah satu partai politik.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran, unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa Sherly Tjoanda bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan menjadi bukti magnet politik Joko Widodo adalah informasi yang bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Tidak ada sumber dari media kredibel maupun pengumuman resmi yang membenarkan kepindahan atau bergabungnya Sherly Tjoanda ke partai tersebut. Rangkaian klip video yang ditampilkan dalam unggahan merupakan gabungan potongan video kunjungan atau aktivitas terpisah yang disunting ulang dengan narasi tertentu, dalam konteks ini Sherly masuk ke PSI, demi membangun opini publik yang keliru.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait PERIKSA FAKTA POLITIK atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto