Menuju konten utama

Respons Sekjen PSSI Soal Viral Pernyataan Edy Rahmayadi

“Wartawannya harus baik. Kalau wartawannya baik. Timnasnya juga baik,” kata Edy.

Respons Sekjen PSSI Soal Viral Pernyataan Edy Rahmayadi
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. FOTO/Dok PSSI

tirto.id - Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria menolak berkomentar soal viral pernyataan Edy Rahmayadi kepada wartawan terkait kegagalan tim nasional senior di Piala AFF 2018. Menurut Tisha, ada banyak hal penting yang layak dibahas daripada membahas masalah pernyataan sang Ketua Umum PSSI itu.

"Yang awalnya adalah masalah pernyataan atau apapun itu sepertinya ini adalah forum untuk mendiskusikan sepakbola Indonesia, bukan forum untuk mendiskusikan personality," kata Tisha di acara diskusi kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2018).

Dia bahkan sempat berkelakar dengan meminta pertanyaan yang lebih sulit. Pasalnya, ia mengklaim banyak mengetahui tentang sepakbola, khususnya di Indonesia.

"Saya rasa pertanyaannya kurang susah. Jadi kalau boleh lebih disusahin lagi banyak soal sepakbola Indonesia yang lebih bisa saya challenge," ucap Tisha sambil tertawa.

Edy Rahmayadi kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah kegagalan Indonesia menjuarai Piala AFF 2018. Pasalnya, dia tak mau menjawab saat ditanya apakah PSSI akan melakukan evaluasi internal setelah hasil buruk Indonesia pada kejuaraan ini.

“Wartawannya harus baik. Kalau wartawannya baik. Timnasnya juga baik,” kata Edy di Medan setelah menghadiri acara organisasi kepemudaan, Kamis (21/11/2018).

Jurnalis Harian Kompas yang juga analis olahraga, Budiarto Shambazy mengatakan, respons Edy sebenarnya berpengaruh pada sepakbola Indonesia. Publik pastinya ingin tahu penyebab kekalahan Indonesia dan langkah apa yang dilakukan PSSI membenahi itu.

“Itu bukan pertanyaan yang sulit,” kata Budiarto pada Tirto, Minggu (25/11/2018).“Ini sangat meremehkan publik.”

Justru dia menilai pertanyaan wartawan tersebut bagus. Pertanyaan tersebut dianggap Budiarto bisa mewakili rasa penasaran sebagian besar pecinta sepakbola tanah air. Pasalnya, semua orang ingin tahu apa langkah PSSI untuk memperbaiki prestasi Indonesia di AFF yang malah melorot.

“Beliau enggak mau menjawab pertanyaan yang penting soal evaluasi itu. Padahal ketum-ketum sebelumnya jika ditanya evaluasi pasti menjawab,” katanya. “Kurang pantas lah menjawab seperti itu.”

Edy seharusnya tidak perlu mengelak jika dia memang siap menangani sepak bola Indonesia. Budiarto menilai ada pertanyaan yang lebih ‘pedas’ daripada itu. Misalnya soal kesiapan mundur Edy karena kegagalan timnas. Dari dulu pertanyaan tersebut selalu bisa dilontarkan apabila timnas gagal meraih prestasi.

Baca juga artikel terkait KETUA UMUM PSSI atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Olahraga
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Alexander Haryanto