Indeks Rodrigo Duterte
Duterte Tembak Mati Wali Kota Tersangkut Narkoba
Seorang wali kota yang menjadi buruan Presiden Filipina Rodrigo Duterte, tewas dalam adu tembak dengan polisi. Duterte tengah menerapkan strategi baru dalam perang melawan narkoba dengan mengincar sejumlah tokoh publik.
Buwas Kian Buas Berantas Narkoba
Di Filipina, atas nama pemberantasan narkoba, ada orang-orang sipil yang bergerak secepat bayangan menghabisi targetnya tanpa ampun. Mereka dibayar dan tak beroperasi sendirian. Budi Waseso dan BNN rupanya tertarik mengikuti jalan di luar hukum itu.

Ketika Duterte Tinggalkan AS dan Merapat ke Cina Demi Uang
Keputusan Duterte merapat ke Cina memang logis karena bermotif bisnis, ada profit yang bisa didapat. Namun, ucapan Duterte yang mengatakan hendak meninggalkan AS dalam waktu dekat, tentu sulit dicerna. Tapi berhubung yang mengatakan ini adalah Duterte – si raja hiperbolik – maka ucapannya ini anggap saja angin lalu.
Duterte Tegaskan Masih Butuh Amerika
Presiden Filipina Rodrigo Duterte belum akan memutus kerja samanya dengan Amerika Serikat meskipun tengah menjajaki kedekatan dengan Cina.
Jagal di Filipina Dibayar Rp1,3 Tiap Bunuh Pengedar Narkoba
Pemerintah Filipina terus menggencarkan perang terhadap narkoba--termasuk menggunakan cara-cara di luar hukum resmi yakni dengan "memfasilitasi" para pembunuh bayaran untuk membunuh para pengedar narkoba.
Duterte Kunjungi Cina Untuk Persahabatan Bukan Perang
Duterte melakukan kunjungan kerja selama tiga hari ke Cina. Kunjungan ini untuk menjalin kerja sama bisnis serta memperkuat relasi politik kedua negara dan mambawa pesan persahabatan bukan perang.
Mulut Besar Duterte dan Masa Depan Militer Filipina
Bukan Rodrigo Duterte jika mulutnya tidak bisa dijaga. Kali ini dia bilang agar Obama "go to hell" dan akan membeli senjata kepada Rusia dan Cina. Apakah Duterte sungguh-sungguh akan berpaling pada dua rival AS?
Duterte Suruh Obama Pergi ke Neraka
Presiden Rodrigo Duterte kembali beraksi. Setelah kemarin Duterte membandingkan dirinya dengan Hitler dan dengan senang hati akan membunuh 3 juta bandar narkoba di negaranya, kini ia menyuruh Presiden Barack Obama untuk pergi ke neraka.
Filipina Bukan Apa-apa Tanpa Amerika
Di saat eksistensi Filipina terancam oleh Cina, sang presiden Rodrigo Duterte malah mengompori agar hubungan militer Filipina dan Amerika Serikat segera diakhiri. Keinginan yang di luar akal, karena tanpa Amerika Serikat, Filipina sangat lemah.
Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Presiden Filipina Rodrigo R. Duterte. Dalam kesempatan tersebut kedua kepala negara menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama keamanan maritim di Perairan Sulu.
Rodrigo Duterte Berziarah di TMP Kalibata
Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengawali agenda perdananya selama berada di Jakarta dengan mengunjungi Taman Makam pahlawan (TMP) Kalibata
Menyambut Rodrigo Duterte ke Indonesia
Presiden Filipina Rodrigo Duterte direncanakan akan ke Indonesia untuk bertemu Presiden Joko Widodo pada Jumat 9 September 2016 guna membahas sejumlah isu diantaranya pengamanan di Perairan Sulu dan penyanderaan oleh kelompok Abu Sayyaf.
Antiklimaks Serapah "Anak Pelacur" Duterte untuk Obama
Rodrigo Duterte menyebut Obama sebagai "anak pelacur". Obama pun memutuskan tak mau bertemu empat mata dengan Duterte. Dua kepala negara boleh saling panas, tapi fakta berbicara tentang hubungan mesra Filipina-Amerika.
Rawa Rontek Ala Duterte
Presiden Filipina Rodrigo Duterte baru-baru ini menyatakan siap keluar dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) apabila mereka tidak berhenti campur tangan terhadap kebijakan negaranya. Duterte baru-baru ini dikecam karena kebijakan ekstra judisial yang membunuh banyak orang dalam perang melawan narkoba.

Duterte: Filipina Akan Keluar Dari PBB
Sekitar 900 tersangka penyelundup narkoba terbunuh sejak Duterte memenangi pemilihan presiden pada 9 Mei.
Masuk tirto.id







