Petinggi Facebook akan Temui Menkominfo Senin Pekan Depan

Oleh: Addi M Idhom - 4 Mei 2018
Dibaca Normal 1 menit
Petinggi Facebook akan menemui Menteri Kominfo Rudiantara pada pekan depan untuk memberikan penjelasan secara langsung mengenai perkembangan penanganan kasus penyalahgunaan data pengguna.
tirto.id - Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan petinggi Facebook akan menemui Menteri Kominfo Rudiantara, pada Senin, pekan depan.

Menurut Semuel, petinggi Facebook tersebut merupakan salah satu pejabat yang bertanggung jawab terhadap data pribadi para pengguna media sosial tersebut.

"Ini [petingginya] lagi mau datang. Saya baru dengar tadi, katanya Senin, pukul 13.00 WIB [bertemu Rudiantara]," kata Semuel di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, pada Jumat (4/5/2018) seperti dikutip Antara.

Sayangnya, Semuel tidak memerinci detail lokasi pertemuan antara petinggi Facebook tersebut dengan Menteri Rudiantara.

Dia menambahkan maksud dari kedatangan pejabat Facebook itu adalah untuk memberikan penjelasan secara langsung tentang perkembangan penanganan kasus dugaan penyalahgunaan puluhan juta data pengguna media sosial itu oleh Cambridge Analytica—sebuah firma konsultan politik yang berbasis di Inggris.

Menurut Semuel, ada kemungkinan pertemuan itu juga membahas hasil audit terhadap Facebook oleh otoritas Inggris terkait dengan skandal kebocoran data puluhan juta penggunanya. Kementerian Kominfo selama ini memang masih menunggu hasil audit tersebut.

"Intinya, selama ini kan surat-suratan, sekarang ini mau dijelaskan langsung kondisinya," kata Semuel.


Kementerian Kominfo selama ini meminta penjelasan ke pihak Facebook mengenai dugaan kebocoran data 1 juta pengguna media sosial itu di Indonesia melalui komunikasi tidak langsung. Kementerian Kominfo juga telah menerima surat elektronik dari Facebook, tapi lalu meminta penjelasan lagi karena jawaban itu belum memuaskan.

Terakhir, pada 19 April 2018, Kementerian Kominfo mengumumkan kembali berkirim surat kepada Facebook. Surat itu menanggapi jawaban dari pihak Facebook, yakni Head of Data Protection, Facebook Ireland Limited tertanggal 10 April 2018. Surat tersebut memuat 4 permintaan konfirmasi, demikian siaran resmi Kementerian Kominfo.

Pertama, meminta penjelasan tentang informasi dugaan penyalahgunaan data pengguna Facebook yang meluas ke firma analisis lain selain Cambridge Analytica, yaitu CubeYou dan Aggregate IQ. Kedua, meminta penjelasan tentang tindakan teknis untuk membatasi akses data di Facebook, seperti informasi yang dimuat surat dari Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia tertanggal 5 April 2018.

Ketiga, Kominfo meminta data jadwal dan hasil audit atas kasus penyalahgunaan data pengguna Facebook. Keempat, meminta informasi mengenai pengguna Facebook asal Indonesia yang terkena dampak penyalahgunaan data oleh Cambridge Analytica.

Pihak Facebook menjawab surat itu pada 25 April 2018. Facebook menyatakan sudah membatasi akses dan memutus kerja sama dengan aplikasi CubeYou dan AggregateIQ. Facebook juga sedang mengadakan penyelidikan terhadap aplikasi pihak ketiga, demikian pernyataan Semuel pada 26 April lalu.

Tentang hasil audit, menurut Semuel, Facebook akan mengabarkan perkembangan proses tersebut kepada pemerintah Indonesia dengan mengirim salah satu petingginya untuk memberikan penjelasan langsung.


Baca juga artikel terkait FACEBOOK atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Addi M Idhom
DarkLight