Panggilan dari Nomor Tidak Dikenal yang Meresahkan

Ilustrasi telepon. FOTO/iStockphoto
Oleh: Ahmad Zaenudin - 6 Maret 2019
Dibaca Normal 2 menit
0211500755 adalah nomor yang paling dicari informasinya di internet.
tirto.id - Suatu ketika, selepas melakukan perjanjian melalui WhatsApp, saya menelepon Hany (26), seorang narasumber dari laporan yang sedang saya buat. Sayangnya, pada waktu yang dijanjikan, Hany tak kunjung mengangkat teleponnya.

Lama berselang, Hany akhirnya mengangkat telepon. Selepas kata “halo” terucap dan ia mengenali suara saya, ia langsung menyambar. “Eh, maaf. Gue kira dari bank atau apa gitu. Lu pakai nomor kantor, sih. Belum gue save," katanya.

Sebelum perbincangan kami mengarah ke wawancara sesuai kesepakatan, Hany menuturkan dirinya sering menerima panggilan telepon pihak yang tidak dikenalnya untuk penawaran bank atau pemasaran suatu produk atau bahkan penipuan. Ciri-cirinya mudah. Panggilan telepon menggunakan nomor-nomor yang tidak dikenal, baik menggunakan nomor PSTN (Public Switched Telephone Network) atau yang populer disebut nomor kantor/rumah maupun menggunakan nomor ponsel.

Karenanya, Hany selalu ragu mengangkat panggilan-panggilan dari nomor yang tidak dikenalnya. Keputusannya untuk mengangkat panggilan dari saya adalah karena ia teringat janji akan dihubungi.

Sikap Hany tidak mengherankan. Andy (34), karyawan swasta, menegaskan dirinya “pantang mengangkat panggilan telepon dari nomor tidak dikenal.” Andy beralasan panggilan-panggilan dari nomor tidak dikenal berasal “dari pihak bank”.

Panggilan-panggilan dari nomor tidak dikenal meresahkan. Sangat mungkin banyak panggilan-panggilan telepon penting yang tidak digubris lantaran dianggap spam, pesan yang tidak dikehendaki si penerima.

Saking meresahkan, Tellows Indonesia, layanan di dunia maya untuk pelacakan nomor tidak dikenal, menyebut banyak anggota masyarakat yang mencari informasi tentang nomor-nomor panggilan telepon tidak dikenal yang berdering di ponselnya. Paling tidak, sepanjang 2018, ada 17.983 laporan dari masyarakat yang menanyakan nomor-nomor yang tidak mereka kenal.

Pada tahun itu, nomor 0211500755 adalah yang paling dicari informasinya. Menyusul di belakangnya secara berurutan 085718812860, 02599875, 02180605400, dan +447716104747.

Secara menyeluruh, pengguna Tellows melaporkan setidaknya ada 1.002 nomor telepon yang berkaitan dengan telemarketing yang mengganggu mereka. Ada pula 557 nomor telepon tidak dikenal yang diyakini berkaitan dengan “penagihan utang”. Sementara itu, ada 263 nomor dan 234 nomor yang dilaporkan mengganggu masyarakat yang berkaitan dengan teror dan penipuan uang.

Soal gangguan yang diberikan oleh panggilan telepon dari nomor tidak dikenal bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi di banyak negara. Laporan The New York Times menyebut di Amerika Serikat terdapat 7,1 juta keluhan yang diterima Federal Trade Commission dari masyarakat yang merasa terganggu atas panggilan telepon dari nomor tidak dikenal sepanjang 2017. Keluhan meningkat sebanyak 3,4 juta sejak 2013.

Sebagaimana di Indonesia, panggilan-panggilan dari nomor yang tidak dikenal yang terjadi di Amerika Serikat berkutat soal produk perbankan hingga promosi-promosi suatu produk.

Yang unik, peningkatan keluhan masyarakat berbanding lurus dengan meningkatnya penggunaan “Robocall”, panggilan telepon yang menggunakan auto-dialer terkomputerisasi untuk mengirimkan pesan pra-rekaman. Secara singkat, robocall merupakan panggilan telepon yang tidak dilakukan manusia, melainkan robot atau komputer yang diprogram khusus, bahkan dengan menciptakan suara senatural mungkin.

Pada 2013, hanya ada 2,2 juta keluhan masyarakat atas panggilan telepon yang dilakukan robocall. Empat tahun berselang, jumlahnya meningkat dua kali lipat menjadi 4,5 juta keluhan.

Alasan penggunaan robocall sederhana. Ia lebih murah dan sanggup melakukan panggilan ke banyak nomor dalam waktu singkat. Hal yang sukar dilakukan penelepon manusia.

Selain robocall, tukang spam berbasis telepon juga menggunakan taktik neighborhood spoofing,” suatu teknik menggunakan nomor telepon lokal guna mengecoh si penerima bahwa panggilan dari nomor tidak dikenal yang diterimanya mungkin tetangga atau teman dekatnya sendiri.

Di India, pada sepanjang 2017, rata-rata orang di sana menerima 22,6 panggilan telepon bernomor tidak dikenal tiap bulan. Demikian laporan Truecaller, startup yang mengidentifikasi panggilan telepon. Hal itu membuat India menjadi negara “yang paling banyak diganggu telepon Spam di seluruh dunia.”

Dengan asumsi setiap panggilan berdurasi 30 detik, artinya publik India telah diganggu selama 63 juta jam atas deringan panggilan-panggilan telepon tidak dikenal pada 2017.



Mengapa panggilan telepon dari nomor tidak dikenal semakin menggila?

Alasannya, sebagaimana diutarakan Tarun Pathak, Associate Director Counterpoint Research, kini masyarakat memasuki zaman digital. Data mudah didapatkan, khususnya nomor telepon. Banyak aplikasi yang mewajibkan penggunanya mendaftarkan nomor ponsel mereka. Namun, pengguna tidak bisa memastikan bagaimana aplikasi-aplikasi mengamankan data yang telah disetorkan.

Bahkan, di beberapa jenis aplikasi, mereka bisa mengambil data kontak yang tersimpan di ponsel penggunanya. Beberapa aplikasi fintech (financial technology) di Indonesia, misalnya, mengharuskan pengguna memberikan izin akses kontak, log telepon, hingga status ponsel si pengguna. Dengan hak akses tersebut, orang-orang yang tidak menggunakan aplikasi namun teman atau saudaranya menggunakan, data miliknya akan terjaring juga.

“Di era digital, mudah untuk mengakses detail kontak individu secara online. Pengguna memberikan izin kepada aplikasi pihak ketiga untuk mengakses detail dasar mereka sehingga memudahkan spammer untuk mendapatkan data kontak,” tutur Pathak.

Baca juga artikel terkait DATA atau tulisan menarik lainnya Ahmad Zaenudin
(tirto.id - Teknologi)

Penulis: Ahmad Zaenudin
Editor: Maulida Sri Handayani
DarkLight