Pilgub Sulsel 2018

Nurdin Halid-Aziz Kalah di Hasil Quick Count Indo Barometer

Oleh: Yandri Daniel Damaledo - 27 Juni 2018
Pasangan Nurdin Halid dan Abd Aziz Qahhar Mudzakkar menempati posisi kedua dalam hitung cepat versi Indo Barometer Pilgub Sulsel 2018, dengan perolehan 26,88 persen suara.
tirto.id - Pasangan Nurdin Halid dan Abd Aziz Qahhar Mudzakkar kalah dalam hitung cepat (quick count) versi Indo Barometer. Kandidat nomor urut 3 tersebut berada di posisi kedua dengan raihan 26,88 persen suara.

Dalam rilis yang diterima Tirto, Rabu (27/6/2018) malam, posisi pertama diduduki oleh pasangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman dengan perolehan suara sebesar 44,22 persen.

Pada posisi ketiga, pasangan Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar meraih suara sebesar 19,78 persen, dan posisi terbawah ada pasangan Agus Arifin Nu'mang dan Tanribali Lamo dengan perolehan suara sebesar 9,11 persen.

Indo Barometer menggelar quick count pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (27/6/2018).

Quick count dilaksanakan di 300 TPS sebagai sampel, dari 17.131 TPS yang tersebar di 24 Kabupaten/Kota.

Margin of error sebesar ± 1 persen pada tingkat kepercayaan (confidence level) sebesar 99 persen. Metode penarikan sampel TPS yaitu stratified and sistematic random sampling.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinsi Sulawesi Selatan adalah 6.041.185. Di dalamnya termasuk pemilih difabel.

Adapun pemilih yang datang (partisipasi pemilih) ke TPS sebesar 68,31 persen. Dan yang tidak datang (golput) sebesar 31,69 persen.

Dari total suara yang datang, sebesar 98,14 persen adalah suara yang sah. Adapun suara yang tidak sah berjumlah 1,86 persen. Data masuk 98,67 persen, dari total suara sah.

Namun demikian, meskipun pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman unggul menurut versi quick count, untuk menentukan pemenang Pilkada Provinsi Sulawesi Selatan tetap mengacu pada keputusan resmi dari KPUD.


Baca juga artikel terkait PILGUB SULSEL 2018 atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - Politik)

Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight