tirto.id - Mekanisme simulasi, gladi bersih, hingga pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 bisa menjadi panduan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.
Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah telah menerbitkan Keputusan Nomor 017/F/AN/2026 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan TKA & Asesmen Nasional (AN). Dalam tahapan TKA, simulasi dan gladi bersih merupakan uji coba sebelum pelaksanaan TKA dan AN.
Tahapan ini digelar untuk memastikan bahwa seluruh perangkat yang digunakan untuk TKA telah siap digunakan. Sebab itu, sekolah perlu mempersiapkan diri dengan baik. Berdasarkan skema yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah (Kemendikdasmen), TKA dan Asesmen Nasional (AN) 2026 digelar secara terintegrasi dan tidak lagi terpisah.
Alur Simulasi, Gladi Bersih, & Pelaksanaan TKA SD, SMP, & SMA 2026
Simulasi TKA SD, SMP, dan SMA 2026 bertujuan untuk mengukur kemampuan infrastruktur satuan pendidikan pelaksana TKA dan AN. Dalam pelaksanaannya, simulasi TKA hanya dilaksanakan untuk satuan pendidikan yang berstatus mandiri.
Pada tahap simulasi, sekolah dapat menggunakan data dummy atau data untuk simulasi. Sehingga pelaksanaan simulasi tidak wajib melibatkan para peserta TKA. Peserta dapat mengerjakan latihan soal dengan memperhatikan masing-masing perintah di setiap soal. Beberapa soal berisi pilihan ganda yang dapat dikerjakan dengan memilih jawaban benar.
Setelah simulasi berlangsung, tahap berikutnya yaitu gladi bersih. Tujuannya untuk memastikan kesiapan infrastruktur pusat dan satuan pendidikan pelaksana TKA dan AN. Pada tahap ini, siswa akan mendapatkan akun sesuai dengan identitas masing-masing sebagaimana terdaftar dalam sistem pendataan TKA.
Selama gladi bersih berlangsung, siswa tidak diwajibkan mengerjakan sampai alokasi waktu berakhir. Yang terpenting, murid telah mencoba login, memasukkan token, dan berlatih mengerjakan soal. Dengan demikian, seluruh murid yang terdaftar memperoleh kesempatan mengikuti gladi bersih.
Dalam pelaksanaan TKA, proktor, teknisi, dan calon pengawas dapat menerapkan prosedur operasional standar pelaksanaan tes sebagaimana pada pelaksanaan TKA utama. Sesuai agenda, pelaksanaan TKA SD dijadwalkan pada 20–30 April 2026. TKA susulan berlangsung pada 11–17 Mei 2026. Berikutnya, pelaksanaan TKA SMA berlangsung pada 26 Oktober-8 November 2026.
Mengingat waktu yang semakin dekat, pihak sekolah, proktor, siswa, dan berbagai pihak yang terlibat perlu memahami alur TKA, mulai dari simulasi, gladi bersih, hingga pelaksanaan.
Berikut alur simulasi, gladi bersih, & pelaksanaan TKA 2026 mengacu Surat Keputusan Nomor 017/F/AN/2026:
1. Menyiapkan berkas administrasi pelaksanaan berupa mencetak kartu login, membagikan, dan mencetak daftar hadir.
2. Menyiapkan dan memastikan sarana dan prasarana komputer serta aplikasi pendukung di sekolah, seperti jaringan internet, komputer, aplikasi Proktor Browser, dan aplikasi Exambrowser Client.
3. Melakukan sinkronisasi untuk moda semi daring.
4. Melaksanakan simulasi dengan tahapan:
- Proktor login pada aplikasi proktor
- Proktor merilis token
- Peserta mengerjakan TKA dan AN.
6. Mengunggah berkas administrasi. Proktor mengunggah daftar hadir serta mengisi dan menandai peserta tidak hadir melalui berita acara. Lalu mencetak, menandatangani, dan mengunggah berita acara pelaksanaan
7. Membuat laporan pelaksanaan TKA dan AN.
Jika ingin membaca artikel tentang TKA lainnya, bisa mengakses link berikut ini:
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id






































