Menuju konten utama

Ketahui Beda Jenis Masker & Cara Pakai untuk Cegah COVID-19

Ketahui perbedaan jenis masker dan cara pakai yang benar untuk cegah penularan COVID-19. 

Ketahui Beda Jenis Masker & Cara Pakai untuk Cegah COVID-19
Ilustrasi Masker Kain. foto/istockphoto

tirto.id - Selama masa pandemi COVID-19, semua orang diwajibkan memakai masker untuk mencegah penularan virus corona penyebab COVID-19.

Jika dikombinasikan dengan protokol kesehatan lain yakni mencuci tangan lalu menjaga jarak dari orang lain dan tidak berkerumun.

Tak hanya di luar ruangan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga merekomendasikan Anda tetap mengenakan masker ketika berada di dalam ruangan sembari memastikan ruangan tempat Anda berdiam memiliki ventilasi yang baik.

Ruangan dengan ventilasi yang buruk ditambah Anda tak mengenakan masker saat berada di dalamnya, menempatkan Anda pada risiko terkena COVID-19 seperti yang terjadi pada orang-orang di salah satu kedai kopi ternama di Korea Selatan beberapa waktu lalu.

Mengenai jenis masker sendiri, saat ini ada berbagai pilihan untuk Anda dengan sejumlah aturan khusus mencakup cara perlakuan dan pemakainya.

Masker kain misalnya, digunakan pada Anda yang bukan dalam kelompok risiko tertentu. Sementara medis atau bedah dikhususkan untuk mereka yang berusia lebih dari 60 tahun, memiliki kondisi medis yang mendasari seperti diabetes, penyakit jantung koroner, hipertensi, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan lainnya, merasa tidak enak badan dan sedang merawat anggota keluarga yang sakit.

Jenis masker lainnya, yakni FFP2, FFP3, N95, N99 dikhususkan untuk petugas kesehatan sebagai alat pelindung diri saat berhubungan dengan pasien yang diduga atau terkonfirmasi COVID-19. Masker ini harus digunakan dalam prosedur yang menghasilkan aerosol.

Masker Kain Terbukti Efektif cegah COVID-19

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh Universitas Cambridge dan Universitas Northwestern menyebutkan bahwa masker kain terbukti efektif dalam mencegah penyebaran virus corona.

Sebagaimana dilaporkan Independent, para peneliti mengungkap bahwa sebagian besar kain yang biasa digunakan untuk masker wajah non-klinis efektif dalam menyaring partikel ultrafine yang mungkin mengandung virus seperti SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19.

Para peneliti menguji semua sampel mulai dari kaos dan kaus kaki hingga jeans dan tas vakum untuk mengungkap jenis bahan masker mana yang paling efektif dalam menyaring partikel dengan kecepatan tinggi, yang mencerminkan bagaimana mereka bekerja jika seseorang batuk atau bernapas dengan berat saat menggunakan masker.

Terkait penggunaan masker kain buatan sendiri, peneliti menemukan bahwa secara umum, masker yang dibuat dari beberapa lapisan kain paling efektif. Selain itu, menggabungkan interfacing atau teknik yang digunakan untuk menguatkan kerah, ternyata lebih efektif meskipun lebih sulit untuk bernapas.

Peneliti utama Eugenia O'Kelly mengatakan, masker kain telah menjadi kebutuhan baru bagi banyak orang sejak awal pandemi COVID-19, terlebih saat persediaan masker N95 dan masker medis lain persediaannya terbatas sehingga mulai banyak yang membuat masker sendiri.

---------------------------

Artikel ini diterbitkan atas kerja sama Tirto.id dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).

Baca juga artikel terkait KAMPANYE COVID-19 atau tulisan lainnya dari Yandri Daniel Damaledo

tirto.id - Kesehatan
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Agung DH