Menuju konten utama

Erupsi Gunung Anak Krakatau Setinggi 700 Meter, Status Level 3

Gunung Anak Krakatau berstatus Level III (Siaga). Warga hingga pendaki diimbau tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif.

Erupsi Gunung Anak Krakatau Setinggi 700 Meter, Status Level 3
Gunung Anak Krakatau. foto/https://magma.vsi.esdm.go.id/img/crs/VEN_KRA20220422175408.png

tirto.id - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Anak Krakatau di Lampung mengalami erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 700 meter pada pukul 14.45 WIB, Jumat (17/6/2022). Erupsi meningkat dari sebelumnya, Rabu (15/6) yakni 500 meter.

Erupsi dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau sekitar 857 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara.

“Telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung pada 17 Juni 2022 pukul 14.45 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 700 meter lebih di atas puncak atau 857 meter lebih di atas permukaan laut," kata Kepala Badan Geologi, Eko Budi Lelono melalui keterangan tertulisnya.

Eko mengatakan, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 58 mm dan durasi + 1 menit 11 detik.

"Tidak terdengar suara dentuman," ucap Eko. Saat ini, lanjut Eko, Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga).

Atas kondisi tersebut, Badan Geologi mengimbau kepada masyarakat, wisatawan, dan pendaki agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif.

Baca juga artikel terkait GUNUNG ANAK KRAKATAU atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Abdul Aziz