Cara Virus Corona COVID-19 Menyebar Menurut WHO

Oleh: Yantina Debora - 28 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
Penyebaran virus corona mirip dengan penyebatan flu, menurut WHO.
tirto.id - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan cara penyebaran virus corona dari satu orang ke lainnya. Menurut WHO, ketika seseorang yang menderita COVID-19 batuk atau bernapas, mereka melepaskan seperti tetesan cairan yang juga terdapat virus corona.

Kebanyakan tetesan atau cairan itu jatuh pada permukaan dan benda di dekatnya -seperti meja, meja, atau telepon.

Orang bisa terpapar atau terinfeksi COVID-19 dengan menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi - dan kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Jika Anda berdiri pada jarak 1 atau 2 meter dari seseorang dengan COVID-19, Anda dapat terjangkir melalui batuk termasuk saat mereka menghembuskan napas.

Dengan kata lain, COVID-19 menyebar serupa cara untuk flu. Sebagian besar orang yang terinfeksi COVID-19 mengalami gejala ringan dan sembuh.

Namun, beberapa kasus virus corona berlanjut dengan mengalami penyakit yang lebih serius dan mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit.

Risiko penyakit atau terinfeksi virus corona kian meninggkat meningkat bagi Anda dengan usai 50 ke atas. Usia tersebut disebut lebih rentan daripada mereka yang di bawah 50.

Orang dengan melemah sistem kekebalan tubuh dan orang-orang dengan kondisi seperti diabetes, penyakit jantung dan paru-paru juga lebih banyak rentan terhadap virus corona.

Pada Januari 2020, WHO mengumumkan coronavirus baru yang mewabah di Provinsi Hubei, Cina. WHO menyatakan ada risiko tinggi penyakit COVID-19 menyebar ke negara lain di sekitarnya dunia.

Hingga hari ini, Jumat (28/2/2020) pukul 14.03 WIB, kasus virus corona mencapai 83.389 secara global dengan kasus terbanyak 78.824 di Cina.

Sementara total yang meninggal karena virus corona mencapai 2.858 dengan jumlah kematian terjadi di wilayah Hubei, Cina sebanyak 2.682 orang.

Namun data Coronavirus COVID-19 Global Cases by Johns Hopkins CSSE mencatat 36.576 orang sembuh dari infeksi virus mematikan ini.

Pasien yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 melaporkan gejala flu, demam, batuk, merasa lelah dan sesak napas.

Beberapa pasien terinfeksi virus corona juga mengeluhkan sakit kepala, memiliki dahak, hingga diare. Ada juga yang merasa nyeri tenggorokan, infeksi saluran napas berat atau pneumonia dan sesak napas.

Gejala virus corona akan muncul dalam 2 hingga 14 hari setelah pasien terpapar virus corona. Kesimpulan ini didasarkan pada masa inkubasi virus MERS.


Baca juga artikel terkait WABAH VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH
DarkLight