Menuju konten utama

Bagaimana Cara Mengatasi Kelangkaan dan Pengertiannya dalam Ekonomi

Beberapa cara mengatasi kelangkaan, seperti menghemat SDA, memelihara SDA, hingga menciptakan barang pengganti

Bagaimana Cara Mengatasi Kelangkaan dan Pengertiannya dalam Ekonomi
Pekerja beraktivitas di dekat drum kosong tempat minyak goreng curah di toko tradisional Pasar Caruban Baru, Madiun, Jawa Timur, Senin (21/3/2022). ANTARA FOTO/Siswowidodo/nym.

tirto.id - Kelangkaan (Scarcity) merupakan kesenjangan antara sumber daya ekonomi yang terbatas dengan jumlah kebutuhan hidup yang tidak terbatas.

Kelangkaan timbul di antaranya karena kebutuhan manusia terus bertambah. Akibatnya, sumber daya yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Keadaan ini mendorong manusia untuk melalukan pilihan di antara berbagai alternatif yang paling menguntungkan.

Selain itu, manusia harus bersikap bijak dan rasional dalam mengalokasikan sumber daya ekonomi.

Untuk menghasilkan berbagai barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan diperlukan berbagai sumber daya. Beberapa sumber daya tersebut adalah Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Modal.

Penyebab Kelangkaan

Kemampuan produksi akan ditentukan oleh faktor produksi yang berbentuk tenaga kerja, modal, sumber daya alam, dan juga kewirausahaan. Jadi, kemampuan produksi menjadi salah satu faktor penyebab kelangkaan yang perlu diperhatikan.

Berikutnya, kelangkaan bisa terjadi karena bencana alam. Bencana alam, akan selalu menyisakan kerusakan infrastruktur, bangunan, sumber daya alam lain yang rusak, hingga mengakibatkan korban jiwa.

Terakhir yakni pandemi. Pandemi yang terjadi selama lebih dari satu tahun ini menjadi faktor penyebab kelangkaan yang juga tidak bisa diprediksi oleh manusia.

Adanya pembatasan sosial berskala besar membuat terhentinya proses produksi barang, pemanfaatan jasa pun menjadi sangat terbatas. Selain itu, sumber daya manusia juga menjadi sangat terbatas, karena banyak orang yang menjadi korban.

Kondisi tersebut menjadi inti masalah ekonomi, di mana jumlah kebutuhan manusia tidak terbatas sementara alat pemuas kebutuhannya terbatas atau langka.

Disisi lain, kelangkaan tidak berarti segala sesuatu yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sulit diperoleh, namun diperlukan pengorbanan untuk mendapatkannya.

Maka dari itu, dari keadaan tersebut, mendorong manusia untuk melalukan pilihan di antara berbagai alternatif yang paling menguntungkan. Selain itu, manusia harus bersikap bijak dan rasional dalam mengalokasikan sumber daya ekonomi.

Agar dapat menghasilkan berbagai barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan diperlukan berbagai sumber daya. Beberapa sumber daya tersebut adalah sumber daya alam, sumber daya manusia dan sumber daya modal.

Cara Mengatasi Kelangkaan

Adapun untuk mengatasi kelangkaan ekonomi, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan yang dilansir dari laman Kemendikbud :

1. Menghemat penggunaan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam (SDA) yang jumlahnya terbatas sebaiknya dipergunakan secara bijaksana. Perilaku hemat dan efisien sangat diperlukan untuk menjaga sumber daya alam tetap ada hingga masa yang akan datang.

Serta, pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan dengan tepat agar bisa menghasilkan produk yang tepat guna bagi semua masyarakat.

2. Memelihara atau melestarikan Sumber Daya Alam

Memelihara atau melestarikan SDA dapat dilakukan antara lain, penanaman kembali lahan-lahan yang gundul, peremajaan hutan, pembuatan terasering, dan pembuatan saluran pembuangan air sesuai konturnya dsb.

3. Menciptakan barang subtitusi (barang pengganti)

Menciptakan barang subtitusi, hal tersebut salah satu cara mengatasi sumber daya alam. Sumber daya alam yang berlimpah digunakan sebagai bahan pengganti untuk sumber daya yang langka dan hampir habis.

Baca juga artikel terkait KELANGKAAN atau tulisan lainnya dari Olivia Rianjani

tirto.id - Ekonomi
Kontributor: Olivia Rianjani
Penulis: Olivia Rianjani
Editor: Maria Ulfa