Petrik Matanasi

Pernah menulis beberapa buku sejarah. Di antaranya: Pemberontak Tak Selalu Salah (2009); Thomas Najoan: Raja Pelarian Dalam Pembuangan (2013) dan Westerling: Kudeta Yang Gagal (2007), yang semula hendak dijadikan skripsi. Pernah kuliah di kampus pencetak guru sejarah UNY dari 2002 hingga 2009. Sempat menjadi guru sejarah di SMA Sampoerna Academy di Palembang dan Bogor, sambil terus menulis buku sejarah indie. .

1 2 3 ... 59 Berikutnya