Petrik Matanasi

Indeks Tulisan

Politik
Rabu, 25 Apr 2018

Gestapo Hadir untuk Menghabisi Musuh-Musuh Hitler

Langkah klandestin.
Anjing-anjing bergerak
menjaga rezim.
Humaniora
Minggu, 22 Apr 2018

Yoga Sugama, Raja Intel Jebolan Akmil Jepang

Mata-mata yang
digdaya. Rahasia
langgeng kuasa.
Politik
Jumat, 20 Apr 2018

Amirmachmud, 'Kurir' Supersemar yang Kariernya Melesat

Karir meninggi.
Sang penyaksi lahirnya
surat nan sakti.
Humaniora
Kamis, 19 Apr 2018

Opu Daeng Risadju Menentang Kolonialisme di Usia Senja

Meski sudah usia nenek, Opu Daeng Risadju dari Tanah Luwu berani menanggung siksaan NICA demi mengamalkan 'amar ma'ruf nahi munkar'.
Sosial Budaya
Rabu, 18 Apr 2018

Sejarah Panjang Hansip di Indonesia

Hijau lumut nan
melegenda. Satuan
tanpa senjata.
Sosial Budaya
Senin, 9 Apr 2018

Letusan Gunung Tambora, Kerajaan yang Hilang, dan Kalahnya Napoleon

Keras meriam.
Ditumpas kabut debu
gunung nan muram.
Sosial Budaya
Minggu, 8 Apr 2018

Dari Pesawat Bekas hingga Pesawat Radio: Kiprah Awal Angkatan Udara

Langit nan suci.
Sayap besi perisai
ibu pertiwi.
Bisnis
Sabtu, 7 Apr 2018

Bapindo: Penerus BIN Yang Digarong Eddy Tansil

Bapindo adalah kelanjutan dari Bank Industri Negara (BIN), yang ada sejak 1950an. Nama Bapindo populer di era 90-an berkat kasus Eddy Tansil.
Musik
Rabu, 4 Apr 2018

D'Lloyd, Sensor Orde Baru, dan G30S

D'Lloyd adalah band binaan Djakarta Lloyd yang sukses secara komersial pada 1970-an. "Hidup di Bui" yang dibawakan ulang D'Lloyd pernah disensor pemerintah Orde Baru.
Humaniora
Senin, 2 Apr 2018

Soedjono Prawirosoedarso: Guru Kebatinan yang Menjadi Anggota DPR

Raden Soedjono Prawirosoedarso adalah calon perorangan yang sukses mendapat satu kursi di DPR dan Konstituante dalam Pemilu 1955. Ia bukan politikus, ia guru kebatinan.