Muhammad Naufal

Jurnalis yang biasa meliput bidang hukum, keamanan dan perkotaan.

Indeks Tulisan

Hukum
Kamis, 22 Jan

PT Jakarta: Gugatan Kementan Tidak Diterima Karena Cacat Formil

Majelis hakim membebankan biaya perkara kepada Mentan Amran baik di tingkat I di PN Jaksel dan Tingkat II di PT DKI Jakarta.
Ekonomi
Kamis, 22 Jan

Dolar Mendekati Rp17 Ribu, Warga Serbu Money Changer

Penguatan dolar AS mendorong warga menukarkan tabungan valas demi meraih untung. Beberapa waktu lalu rupiah sempat sentuh level terlemah sepanjang sejarah.
Ekonomi
Kamis, 22 Jan

Alarm Bahaya Pelemahan Rupiah, Apa Dampak ke Ekonomi Indonesia?

Depresiasi rupiah terhadap dolar dapat mengerek kenaikan subsidi energi hingga inflasi, pemerintah diminta segera ambil langkah stabilisasi.
Ekonomi
Kamis, 22 Jan

Kemenkeu Gaet BUMN Pungut Pajak Transaksi Digital Luar Negeri

Kemenkeu akan mengembangkan kebijakan itu ketika hasil pungutan pajak menunjukkan angka positif.
Ekonomi
Kamis, 22 Jan

Cegah Korupsi Berulang, Purbaya Bakal Pantau Duit PNS Kemenkeu

Purbaya mengeklaim memiliki akses terhadap rekening seluruh pejabat Kemenkeu dari eselon I hingga eselon III.
Ekonomi
Kamis, 22 Jan

Purbaya Rombak Pejabat Kanwil Pajak Jakarta Utara

Menurut Purbaya, kinerja Kanwil DJP Jakarta Utara akan terganggu ketika para pejabat yang terkena OTT tidak dirombak.
Ekonomi
Kamis, 22 Jan

Purbaya Bantah Rupiah Loyo Imbas Pergantian Deputi Gubernur BI

Purbaya minta masyarakat tak mas soal depresiasi rupiah, sebab sinergi kebijakan dengan BI telah dilakukan untuk manjaga stabilitas nilai tukar.
Ekonomi
Kamis, 22 Jan

Harga Pangan 21 Januari: Daging Sapi Kualitas 1 Rp134 Ribu

Harga bawang merah tercatat Rp54.700/kilogram, cabai rawit merah Rp48.600/kilogram, bawang putih Rp44.750/kilogram.
Ekonomi
Kamis, 22 Jan

Harga Emas Antam 22 Januari Turun, 1 Gram Rp2,79 Juta

Mengutip laman resmi Logam Mulia di Jakarta, harga emas batangan bersertifikat Antam naik Rp18 ribu per gram.
Ekonomi
Rabu, 21 Jan

Ekonom Soroti Rencana Pemerintah Terbitkan Surat Utang Dolar

Penerbitan obligasi berdenominasi dolar dinilai berisiko. Tapi di sisi lain, langkah ini bisa menambah suplai dolar dan menjaga stabilitas rupiah.