Indeks Tulisan

Seperti Emosi Negatif, Empati Juga Perlu Dikelola
Empati berlebih terutama memprioritaskan emosi orang lain di atas diri sendiri justru dapat mengakibatkan kecemasan dan depresi.

Sedih? Coba Klik 'Add to Cart': Efek Psikologis Retail Therapy
Mengambil pilihan untuk membeli barang, atau tidak membelinya, dipandang mampu menangkal rasa sedih dan membuat diri kita merasa berdaya.

Bersenang-Senang Sekarang, Nabung Belakangan: Dilema Uang Gen Z
Fokus pada kenyamanan hidup dan kesehatan mental semasa muda tentu baik. Pertanyaannya, apa konsekuensi buat masa pensiun kelak?

Luka Masa Kecil: Mengapa Memaafkan Orang Tua Terasa Begitu Berat
Melakukan kesalahan sebagai orang tua tentu manusiawi. Pertanyaannya, sampai batas mana anak dapat menerima dan memaklumi?

"Maaf, Kita Bukan Jodoh..." Seni Menolak Cinta Tanpa Menyakiti
Ingat, kamu tidak salah hanya karena memutuskan untuk menolak cinta dari orang yang tidak kamu sukai.

Cinta Ditolak, Bukan Akhir Dunia: Seni Menerima Penolakan
Rasanya memang menyakitkan. Marah, kecewa, bingung. Semua campur aduk. Apa yang bisa dilakukan untuk kembali percaya diri dan optimis?

Merana di Tempat Kerja, Lalu Harus Bagaimana?
Di tengah situasi ekonomi tidak menentu, keputusan resign sepertinya bukan langkah yang paling bijaksana.

Mencukur atau Tidak Mencukur? Pilihan Perempuan Soal Bulu Badan
Seiring gencarnya kampanye inklusivitas tubuh, narasi yang mendukung pilihan-pilihan perempuan terkait bulu badannya pun mulai bermunculan.

Tubuh Perempuan dan Bulu-Bulu Rambut yang Dipermasalahkan
Anggapan memalukan pada bulu yang tumbuh di tubuh perempuan bisa ditarik sejak era publikasi Darwin tentang seleksi seksual, juga dipengaruhi industri mode.

Gawai dan Medsos: Ancaman Sunyi bagi Relasi di Dunia Nyata?
Terlalu sering menggulir konten-konten di media sosial dapat berdampak negatif pada waktu berkualitas yang dihabiskan bersama orang-orang terkasih.
Masuk tirto.id








