Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan

Simak Rangkaian Kegiatan World Water Forum Hari Keempat di Bali
World Water Forum hari keempat mulai membahas sejumlah isu spesifik antara lain diskusi politik, tematik, dan regional.

Revisi UU Polri Berpotensi Tak Berpihak pada Kepentingan Publik
Sejumlah poin dalam revisi UU Polri hanya memperluas kewenangan polisi, sementara fungsi pengawasan tak signifikan. Ini berbahaya bagi kepentingan publik.

Pansel KPK Juga Harus Cari Dewas Berani Jaga Etik Pimpinan KPK
Jokowi diminta membentuk Pansel KPK yang bisa mencari Dewas berintegritas menjaga etika pimpinan KPK.

ICW & PSHK Serahkan Daftar Nama Kandidat Pansel Capim KPK ke KSP
Nama-nama yang diusulkan untuk jadi kandidat pansel capim KPK beragam latar belakang, seperti akademisi, praktisi, sampai pemerhati isu antikorupsi.

Jokowi Sebut Kelangkaan Air Bisa Picu Perang dan Bencana
Jokowi juga pamer langkah Indonesia dalam mengelola air dalam 10 tahun terakhir di hadapan peserta World Water Forum ke-10 2024.

Jokowi di World Water Forum 2024: No Water, No Life, No Growth
Dalam WWF ke-10 2024 di Bali, Jokowi sebut 500 juta petani kecil sebagai produsen pangan diprediksi akan mengalami kerentanan akibat kekeringan pada 2050.

Menerka Peluang Marzuki Mustamar Lawan Khofifah di Pilgub Jatim
PKB mempertimbangkan usung Marzuki Mustamar di Pilgub Jatim. Bagaimana peluangnya menang lawan Khofifah?

Jokowi Kenalkan Prabowo sebagai Presiden Terpilih di WWF ke-10
Dalam sambutannya untuk WWF ke-10 di Bali, Presiden Joko Widodo memperkenalkan Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih Indonesia.

Giant Sea Wall: Digagas Ahok, Ditolak Anies, Dilanjutkan Prabowo
Gagasan giant sea wall Prabowo dinilai tidak efektif jika ternyata proyek yang dimaksud adalah NCICD.

Nurul Ghufron dan Robohnya Muruah Pimpinan Lembaga Antirasuah
Dari Firli Bahuri, Lili Pintauli, Alexander Marwata, Johanis Tanak, hingga Nurul Ghufron, semuanya pernah melanggar etik. KPK busuk dari kepala.
Masuk tirto.id








