Australian Open 2019: Praveen/Melati Gagal Juara Ganda Campuran

Oleh: Oryza Aditama - 9 Juni 2019
Dibaca Normal 1 menit
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti raih posisi runner-up Australian Open 2019, usai kalah dari ganda campuran Cina, Wang Yilyu/Huang Dongping, di partai final.
tirto.id - Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti harus puas hanya menjadi runner-up Australian Open 2019. Pasangan Indonesia ini menelan kekalahan di partai final dari unggulan pertama asal Cina, Wang Yilyu/Huang Dongping, hari Minggu (9/6/2019).

Tampil selama 35 menit di Quaycentre, Sydney, Australia, ganda campuran yang pada pekan ke-23 BWF menduduki peringkat 7 dunia tersebut takluk straight game dengan skor 21-15, 21-8.

Praveen/Melati sudah tampak kerepotan menghadapi Wang/Huang yang merupakan peringkat 2 dunia tersebut sejak awal permainan. Pasangan Indonesia pun tertinggal 3-7. Memasuki jeda interval, marjin poin ketertinggalan kian melebar 5-11.

Kendati selepas jeda Praveen/Melati sempat menipiskan angka pada kedudukan 15-18, gim pembuka tetap dalam genggaman pasangan Cina lewat skor 15-21.

Secercah harapan sempat muncul saat Praveen/Melati mampu unggul 3-1 pada awal gim kedua. Namun tak lama kemudian sang rival kembali sanggup membalikkan kedudukan. Ditandai dengan meraup lima angka beruntun, Wang/Huang pun memimpin 5-11 pada masa interval.

Usai jeda, jalannya pertandingan praktis berada dalam kendali pasangan Cina. Tekanan bertubi-tubi dari Wang/Huang serta beberapa kali kesalahan sendiri dari Praveen/Melati, turut menandai raihan tujuh angka beruntun bagi pasangan Cina.

Sempat menyentuh match point pada kedudukan 7-20, Wang/Huang pun berhasil mengakhiri laga lewat skor akhir 8-21.

Kekalahan di partai final Australian Open 2019 kian mempertegas rekor buruk Praveen/Melati kala bersua Wang/Huang. Terhitung dari lima kali pertemuan antara keduanya, Praveen/Melati sama sekali belum pernah meraih kemenangan.

Kekalahan hari ini (9/6) juga tercatat sebagai raihan runner-up untuk ketiga kalinya bagi Praveen/Melati di sepanjang musim turnamen 2019. Sebelumnya mereka kalah pada partai final di India Open 2019 dan New Zealand Open 2019.


Kendati demikian untuk turnamen berkategori Super 300 ini, kontingen Indonesia sudah berhasil mengamankan satu gelar juara dari sektor tunggal putra. Lewat aksi Jonatan Christie yang sukses menundukkan Anthony Sinisuka Ginting dalam laga puncak bertajuk all Indonesian final.

Baca juga artikel terkait AUSTRALIAN OPEN 2019 atau tulisan menarik lainnya Oryza Aditama
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Oryza Aditama
Editor: Fitra Firdaus