Menuju konten utama

Apakah Aman Pakai Kondom Beraroma Tertentu? Ini Kata Dokter

Kondom rasa atau kondom yang memiliki aroma tertentu sebenarnya dirancang untuk digunakan selama seks oral. Lapisan rasa membantu menutupi rasa lateks.

Apakah Aman Pakai Kondom Beraroma Tertentu? Ini Kata Dokter
ilustrasi kondom [foto/shutterstock]

tirto.id - Guna menambah sensasi saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan, saat ini banyak tersedia beragam varian kondom yang memiliki aroma tertentu seperti aroma vanila, coklat, buah stroberi, jeruk, durian bahkan ada juga yang beraroma rendang.

Kondom adalah salah satu alat kontrasepsi yang banyak digunakan untuk menunda atau mencegah kehamilan. Namun, apakah kondom dengan beragam varian aroma tersebut aman untuk digunakan dan tidak akan mengakibatkan masalah pada vagina perempuan?

Dilansir dari laman Healthline, kondom rasa atau kondom yang memiliki aroma tertentu sebenarnya dirancang untuk digunakan selama seks oral. Lapisan rasa membantu menutupi rasa lateks dan membuat seks oral lebih menyenangkan.

Lebih penting lagi, menggunakan kondom selama seks oral adalah satu-satunya cara untuk melindungi diri Anda dari infeksi menular seksual (IMS). Ini berarti bahwa kondom rasa adalah cara yang bagus untuk menikmati seks oral dan tetap aman.

Sexologist, City Sex Counseling and Therapy Center, Mumbai, India Dr. Shahbaz Sayed mengatakan ide awal membuat kondom beraroma tertentu adalah untuk mengurangi risiko penyakit menular seksual (PMS) saat melakukan oral seks dan meningkatkan kenikmatan seksual.

"Kondom rasa dirancang khusus untuk seks oral," ujar dr. Sayed seperti dilansir dari laman Indian Express dan Antara.

Namun, ternyata penggunaan kondom dengan aroma tertentu saat melakukan hubungan intim dapat mengubah tingkat pH vagina. Hal ini bisa meningkatkan risiko infeksi jamur.

"Kondom rasa dapat mengubah tingkat pH vagina perempuan jika digunakan untuk seks penetrasi. Ini pada gilirannya, dapat menyebabkan infeksi jamur pada pasangan perempuan Anda," kata Dr. Sayed.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa semakin banyak bahan kimia dalam kondom, semakin tinggi pula kemungkinan terjadinya iritasi vagina atau infeksi jamur.

Sehingga Sayed menyarankan menggunakan kondom rasa atau aroma tertentu hanya untuk melindungi diri dari PMS dan meningkatkan kenikmatan selama seks oral saja dan tidak selama berhubungan intim.

Sementara itu, Dokter Spesialis Obstetri, Ginekologi, Kebidanan dan Kandungan Mitta Prana, saat dihubungi redaksi Tirto mengatakan, sama seperti penggunaan kondom dengan jenis biasa, saat menggunakan kondom dengan rasa atau aroma tertentu bisa saja menimbulkan reaksi alergi pada beberapa perempuan yang harus diperhatikan.

"Manifestasi alerginya macam-macam, bisa gatal, erosi, panas, perih dan lain-lain," kata Mitta.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Nur Hidayah Perwitasari

tirto.id - Gaya hidup
Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Iswara N Raditya