Menuju konten utama

Andien Rilis Single "Jendela Waktu": Kisah Tentang Perpisahan

Andien merilis single baru bertajuk “Jendela Waktu” yang diharapkan bisa menghibur di tengah pandemi virus corona COVID-19.

Andien Rilis Single
Penyanyi Andien tampil menghibur penonton pada Festival Sewindu Tulus di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (1/11/2019). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

tirto.id - Andien merilis single baru bertajuk “Jendela Waktu” berkolaborasi dengan musisi Yovie Widianto dan Andi Rianto. Lagu baru tersebut bercerita tentang perpisahan sebagai momen yang tidak bisa dihindari dan pasti dialami setiap manusia.

Seperti dilansir Antara, Andien menyampaikan perpisahan tidak luput dalam kehidupan manusia. Ketika menghadapi momen tersebut, rasa sedih dan cemas menjadi perasaan yang kerap kali muncul.

“Melalui lagu ini, aku ingin mengajak orang-orang untuk tidak membuang perasaan sedih atau cemas karena sebuah perpisahan. Let’s embrace it,” kata Andien.

Lebih lanjut, penyanyi 34 tahun itu juga menyarankan untuk menjadikan momen perpisahan sebagai kesempatan untuk menggali rasa dan mengenali diri sendiri secara lebih baik.

“Tanpa duka, kita tidak bisa menjadi lebih baik,” tuturnya.

Lagu tersebut turut dikerjakan oleh musisi kenamaan Indonesia Yovie Widianto yang bertindak sebagai komposer. Sementara itu, produser dan aransemennya dipegang oleh Andi Rianto.

Melalui single "Jendela Waktu", diharapkan dapat menghibur para pendengar di tengah pandemi Covid-19 yang melanda berbagai negara di dunia termasuk Indonesia.

Sekilas Karier Andien

Perempuan bernama lengkap Andien Aisyah Haryadi memulai karier di belantika musik Indonesia sejak masih berumur 15 tahun. Album perdananya bertajuk Bisikan Hati diproduseri oleh Elfa Secori rilis pada bulan Februari 2000 lalu, dan berhasil terjual sebanyak 30.000 keping.

Permulaan yang membuahkan hasil tersebut membawanya pada kolaborasi bersama musisi Indra Lesmana dan Aksan Sjuman melalui album Kinanti pada tahun 2002. Pada tahun 2005, ia bekerja sama dengan Tohpati mengerjakan album ketiganya Gemintang.

Penyanyi dengan jenis musik jaz tersebut telah merilis tujuh album sampai saat ini termasuk di antaranya adalah Kirana (2010), #Andien (2013), Let it Be My Way (2014), dan Metamorfosa (2017).

Selain itu, Andien juga telah menerima penghargaan musik Anugerah Musik Indonesia (AMI) beberapa di antaranya adalah dalam nominasi Artis Solo Terbaik tahun 2000, Pendatang Baru Terbaik tahun 2000, Artis Solo Wanita RnB Terbaik tahun 2002, dan Album Jazz/ Kontemporer Terbaik tahun 2002.

Selain itu, pada tahu 2015 Andien juga berhasil memenangkan nominasi Artis Wanita Pop Terbaik, dan Karya Produksi Original Soundtrack Film Terbaik di ajang penghargaan yang sama.

Selama bertahun-tahun, ia telah berkolaborasi dengan berbagai musisi, seperti dengan Jeff Lorber pada Java Jazz Festival (JJF) 2005, dengan Jepang ansambel vokal Jammin Zeb (JJF 2008), dengan Bob James (ASEAN Jazz Festival 2008 Batam Indonesia).

Selain itu, Frank Griffith (JJF 2010), serta dengan legenda piano jazz Indonesia Buby Chen (JJF 2010) dan pelopor Indonesia progressive rock band Discus (JJF 2006).

Baca juga artikel terkait ANDIEN atau tulisan lainnya dari Dinda Silviana Dewi

tirto.id - Musik
Kontributor: Dinda Silviana Dewi
Penulis: Dinda Silviana Dewi
Editor: Alexander Haryanto