Menuju konten utama

Alasan Goenawan Mohamad Mau Jadi Penjamin Ahok

Meski tidak ada sangkut pautnya dengan kasus penistaan agama, GM menyatakan ia bersedia menjadi penjamin Ahok.

Alasan Goenawan Mohamad Mau Jadi Penjamin Ahok
Budayawan Goenawan Mohamad. Tirto/Andrey Gromico

tirto.id - Sastrawan dan jurnalis senior Goenawan Mohamad menyatakan dirinya bersedia menjadi penjamin agar Ahok yang menjadi terpidana kasus penodaan agama tidak ditahan, seperti yang sudah diajukan puluhan orang lain.

"Saya mau jadi penjamin," kata pria yang akrab disapa GM tersebut di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/5/2017), seperti diwartakan Antara.

Muncul pertanyaan, mengapa GM mau menjaminkan dirinya padahal ia tidak ada sangkut pautnya dengan kasus itu. GM menganalogikan alasannya seperti transfusi darah.

"Kalau ada orang, diberi suntikan darah, transfusi, kamu kan ngasih, tapi bukan kamu yang luka." katanya.

Di sisi lain, Goenawan tidak terlalu yakin Ahok bisa dibebaskan.

"Saya tidak optimistis," kata GM yang juga menyatakan masih tidak akan berhenti menulis dukungan untuk Ahok di media sosial.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, menurut GM, kasus penistaan agama yang membelit Ahok berkaitan erat dengan persoalan politik. Dia menganggap hukuman untuk Ahok adalah hasil desakan politik.

"Ini semua politik. Bahwa Ahok diadili untuk hal yang tidak dilakukan. Bahwa dia dihukum semuanya politik. Bukan pidana," kata GM.

Penilaian GM itu muncul sebab kasus penistaan agama yang menjerat Ahok mencuat ketika menjelang penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta 2017. Setelah Ahok menyatakan maju ke Pilkada, kesalahannya dicari-cari untuk menjegalnya di pemilihan.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat yang baru saja diangkat sebagai plt Gubernur DKI Jakarta itu juga berencana menjaminkan dirinya untuk mengajukan penangguhan penahanan Ahok yang dijatuhi hukuman penjara dua tahun.

"Saya sebagai Wagub mengajukan jaminan untuk penahanan Pak Ahok supaya bisa ditangguhkan, bisa dalam bentuk penahanan kota," kata Djarot seusai membesuk Ahok di Rumah Tahanan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (9/5/2017) lalu.

Baca juga artikel terkait VONIS AHOK atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Dipna Videlia Putsanra
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra