Menuju konten utama

117 Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Dalam Proses Pencarian

Polri melalui DVI terus memberikan pelayanan identifikasi kepada korban KM Virgo Transport 8.

117 Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Dalam Proses Pencarian
Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) kembali menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Senin (21/9/2025). foto/DOk. basarnas
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polri bersama tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa. Hingga Selasa (22/9/2026), sebanyak 18 korban meninggal dunia telah ditemukan.

"Berdasarkan data Basarnas hingga Selasa (22/9/2026) pukul 11.30 WITA, dari total 243 orang dalam manifes, sebanyak 126 orang telah ditemukan, terdiri dari 108 korban selamat dan 18 korban meninggal dunia. Sementara itu, 117 orang masih dalam pencarian," ucap Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2026).

Dia menerangkan, Tim Disaster Victim Identification (DVI) juga terus memperkuat proses identifikasi korban. Dari 18 korban meninggal yang telah ditemukan, sembilan korban telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga, sedangkan sisanya masih dalam proses identifikasi.

Trunoyudo mengatakan setiap korban meninggal yang ditemukan akan ditangani Tim DVI melalui tahapan identifikasi dengan mencocokkan data ante mortem dari keluarga dengan data post mortem hasil pemeriksaan jenazah.

“Polri melalui DVI terus memberikan pelayanan identifikasi kepada korban KM Virgo Transport 8. Setiap korban yang ditemukan dilakukan proses identifikasi dengan mengacu pada data ante mortem dan post mortem. Setelah identitas korban dipastikan, korban segera diserahkan kepada keluarga,” ujar Trunoyudo.

Menurut dia, Polri juga melakukan pengumpulan data ante mortem dari keluarga korban serta pengambilan sampel DNA untuk digunakan sebagai data pembanding.

Sebelumnya, Biddokkes Polda Jawa Barat mengambil sampel DNA dari keluarga korban untuk kemudian dikirimkan ke Pusdokkes Polri guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan bersama Pusdokkes Polri dan Inafis terus melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang telah dievakuasi. Pemeriksaan meliputi rekam medis, sidik jari, gigi, properti, serta pemeriksaan DNA apabila diperlukan.

“Data ante mortem yang dikumpulkan dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses rekonsiliasi. Polri terus memastikan setiap data diperiksa dan dicocokkan secara cermat sehingga identitas korban dapat dipastikan sebelum diserahkan kepada keluarga,” kata Trunoyudo.

Di sisi lain, operasi pencarian korban masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Pada pagi tadi, tiga jasad kembali ditemukan oleh tim penyelam gabungan. Ketiga jasad tersebut telah dievakuasi untuk selanjutnya menjalani proses identifikasi.

"Polri memastikan jajaran DVI dan Dokkes tetap memberikan pelayanan identifikasi serta dukungan kepada keluarga korban, seiring dengan berlanjutnya operasi pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan," ungkap dia.

Baca juga artikel terkait KAPAL TENGGELAM atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Sosial Budaya
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto