Teror Pembakaran Kendaraan di Jateng, Polri Sebut Terencana

Oleh: Adi Briantika - 6 Februari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Pelaku saat ini masih dikejar Polri. Disebutkan teror ini menurut polisi untuk meresahkan masyarakat, karena tak ada kendaraan yang hilang.
tirto.id - Polri masih mengusut kasus pembakaran kendaraan di sejumlah daerah Jawa Tengah, berdasarkan hasil analisis sementara kepolisian, peristiwa tersebut terencana. Polri mendatag ada 23 kendaraan yang dibakar pelaku yang kini masih dikejar.

Dugaan itu berdasarkan hasil analisis dari tim gabungan Polres Kendal, Polres Semarang Kota, Polres Semarang Kabupaten, Polda Jawa Tengah dan Bareskrim Polri.

“Analisis sementara, kami menduga peristiwa itu sudah direncanakan,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Syahar Diantono di Mabes Polri, Rabu (6/2/2019).


Tim juga mengumpulkan keterangan saksi di lokasi pembakaran serta berupaya juga akan mendalami motif pelaku.

“Kami akan dalami juga motif dari terduga pelaku, kami kaitkan juga dengan keterangan korban,” sambung Syahar.

Kesimpulan sementara, kata Syahar, pelaku ingin meresahkan warga setempat lantaran tidak ada kendaraan yang hilang dan menyasar kendaraan yang terparkir di luar ruang serta tidak ada penjagaan serta pelaku beraksi saat jam sepi.

Usai peristiwa tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan kondisi lokasi sudah kondusif.

“Secara umum kondisi Jawa Tengah dan khususnya seluruh Indonesia secara menyeluruh dalam keadaan aman dan kondusif, buktinya masyarakat tetap melakukan segala kegiatan,” kata Iqbal, Senin (4/2/2019).

Kasus pembakaran kendaraan ini terjadi pada malam hari atau dini hari. Kendaraan yang dibakar diparkir di depan rumah atau tepi jalan. Pelaku diduga menggunakan kain yang diberi bensin lalu dibakar dan diletakkan pada badan kendaraan.

Pembakaran mobil terjadi di Semarang yakni Selasa (1/1/2019) di Langen Harjo, Rabu (2/1/2019) di Desa Botomulyo, Kamis (3/1/2019) di Desa Rowosari dan Jumat (4/1/2019) di Jalan Puspogiwang.

Kemudian, pembakaran mobil juga terjadi pada Selasa (8/1/2019) di Jalan Irigasi, Kamis (10/1/2019) di Jalan Gaharu Utara Banyumanik, Senin (14/1/2019) di Brangsong dan Sekopek, Kamis (31/1/2019) dan Senin (4/2/2019) di Jalan Ciliwung, Mlatiharjo.

Sedangkan pembakaran motor terjadi di Perum Beringin Ngaliyan, Senin (28/1/2019). Pada tahun 2018, pembakaran kendaraan terjadi di Botomulyo Cepiring (26/12/2018), Desa Karangtengah (30/12/2018).


Baca juga artikel terkait TEROR atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Zakki Amali
DarkLight