Solidaritas untuk George Floyd, Activision Tunda Rilis CODM Musim 7

Penulis: Ibnu Azis - 3 Jun 2020 12:15 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Call of Duty: Mobile Season 7 semestinya dirilis pada awal bulan Juni ini.
tirto.id - Activision, pengembang game FPS Call of Duty, menunda rilis musim terbaru untuk beberapa game-nya, termasuk Call of Duty: Mobile (CODM) Season 7, sebagai bentuk aksi solidaritas atas kasus George Floyd.

Selain CODM musim 7, game produksi Activision yang mengalami penundaan untuk season baru yaitu Call of Duty: Modern Warfare dan Call of Duty: Warzone.

"Kami berharap banyak atas kehadiran musim terbaru dari Modern Warfare, Warzone, dan Call of Duty: Mobile, tetapi saat ini bukan waktu yang tepat untuk merilisnya," kata Activision dalam sebuah unggahan di media sosial sebagaimana dikutip dari IGN, Rabu (3/6/2020).

"Saat ini adalah waktu yang tepat untuk melihat dan mendengarkan apa yang disuarakan tentang kesetaraan, keadilan, dan perubahan," ujar Activision lagi.

Masih dari IGN, belum ada isyarat dari Activision soal jadwal susulan season terbaru Call of Duty: Modern Warfare, yang semula diagendakan bakal dirilis pada 3 Juni 2020. Sementara CODM Season 7 semestinya dirilis pada awal bulan Juni ini.


Aksi solidaritas untuk George Floyd juga dilakukan oleh pelaku industri lain, misalnya, musik, melalui 'Blackout Tuesday'. Bahkan, aksi ini menyebar jauh melampaui label rekaman dan musisi. Aktor, tim olahraga, dan bahkan putri presiden, Tiffany Trump, bergabung.

"Sangat memilukan melihat Amerika mencabik-cabik dirinya sendiri lagi karena masalah ras," pentolan Rolling Stones Jagger mengunggah twit pada Senin (1/6/2020).

"Besok aku berdiri bersama sesama senimanku dan mengamati Blackout Tuesday untuk memerangi diskriminasi rasial dan ketidakadilan sosial," ujarnya, seperti dikutip CNET.

Di industri sepak bola, Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan dukungannya terhadap para pesepak bola terkait insiden selebrasi goal untuk solidaritas terhadap George Floyd.

Infantino menegaskan bahwa tidak seharusnya para pesepak bola itu dihukum atas aksi solidaritas yang mereka lakukan.


Hal tersebut merujuk kepada aksi beberapa pemain Bundesliga yang terancam terkena sanksi dari Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).

"Untuk menghindari segala keraguan, para pemain yang melakukan solidaritas di ajang Bundesliga kemarin layak mendapatkan tepuk tangan dibanding hukuman," kata Infantino seperti dikutip dari Goal.

Sementara itu, dua orang ditembak mati dan setidaknya 60 orang ditangkap di Chicago ketika protes atas pembunuhan polisi terhadap George Floyd.

Dilansir Xinhua, protes dan berujung pada penjarahan ini menyebar ke utara, barat dan selatan Chicago ketika Walikota Chicago Lori Lightfoot mengunci Distrik Pusat Bisnis dan Loop pada hari Minggu (31/5/2020).

Gubernur Illinois J.B. Pritzker mengumumkan pada hari Senin (1/6/2020) waktu setempat bahwa ia sedang mengerahkan 250 pasukan Garda Nasional Illinois dan 300 anggota.

Kepolisian Negara Bagian Illinois untuk membantu memperkuat departemen kepolisian pinggiran dan negara bagian yang dinyatakan sebagai 'zona bencana'.


Baca juga artikel terkait CALL OF DUTY MOBILE atau tulisan menarik lainnya Ibnu Azis
(tirto.id - Teknologi)

Penulis: Ibnu Azis
Editor: Agung DH

DarkLight