Menuju konten utama

Satgas COVID-19 Tutup Sementara 6 Tempat Wisata di Bandung

Beberapa tempat wisata di Bandung ditutup agar mencegah kerumunan yang berpotensi menjadi tempat penularan COVID-19.

Satgas COVID-19 Tutup Sementara 6 Tempat Wisata di Bandung
Warga memadati pusat perbelanjaan di Jalan Kepatihan, Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp.

tirto.id - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandung, Jawa Barat menutup sementara enam tempat wisata. Tujuannya untuk meminimalisasi kerumunan dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.

Enam tempat wisata tersebut adalah Bandung Zoological Garden (Kebun Binatang Bandung), Karang Setra Waterland, Saung Angklung Udjo, Taman Lalu Lintas, Trans Studio Bandung, dan Kiara Artha Park.

Wakil Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandung Dadang Iriana mengatakan penutupan itu dilakukan mulai 23 Mei hingga 1 Juni 2021 sesuai Surat Pemberitahuan yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna.

"Sesuai arahan dari pusat, instruksi dari Presiden. Ini karena aspirasi dari masyarakat dan di lapangan juga terjadi kerumunan yang luar biasa," kata Dadang di Bandung, Sabtu (22/5/2021), mengutip Antara. "Pemerintah khawatir melihat masyarakat. Supaya enggak sakit, ya," tambahnya.

Pada hari terakhir libur Lebaran lalu Bandung Zoological Garden dilaporkan dipadati pengunjung. Kerumunan terjadi di area antrean. Begitu juga di tempat lain.

Dadang mengatakan Satgas menyadari bahwa kasus COVID-19 di Kota Bandung mulai ada peningkatan setelah liburan usai. "Mudah-mudahan dengan keluarnya surat itu bisa berkurang," dia berharap.

Berdasarkan data covid19.bandung.go.id, per 21 Mei kasus aktif di Kota Bandung sebanyak 464 dan meninggal sebanyak 326. Sebanyak 1.188 suspek dipantau dan 431 kotak erat juga dipantau.

Jika ada pengelola tempat wisata yang tak patuh terhadap instruksi, mereka akan dikenakan sanksi. "Sanksinya bertahap, Satpol PP yang bertindak," katanya.

Humas Kebun Binatang Bandung Aan Sulhan mengatakan pihaknya siap memenuhi instruksi dari Satgas. Dia mengatakan pengelola akan memanfaatkan waktu penutupan itu untuk meningkatkan fasilitas agar wisatawan bisa lebih nyaman saat kebun binatang dibuka kembali.

"Kalau soal rugi, ya, jelas kami rugi. Tapi kan kami tidak boleh egois, untuk mencegah penyebaran COVID-19 juga," kata Aan.

Baca juga artikel terkait TEMPAT WISATA TUTUP

tirto.id - Kesehatan
Sumber: Antara
Editor: Rio Apinino