Indeks Asian Games
Perputaran Uang Cabor-cabor Konyol di PON
Cabang-cabang olahraga sekelas hobi dan aktivitas kreatif, masuk dalam cabang olahraga yang dipertandingkan di PON. Inilah pembelokan dari semangat PON yang digagas beberapa puluh tahun silam.
Indonesia Kelola Rp420 Miliar untuk Siarkan Asian Games 2018
Panitia Penyelenggara Indonesia untuk Asian Games 2018 (INASCOG) akan mengelola dana sebesar Rp420 miliar untuk menyiarkan kejuaraan milti-cabang olahraga itu. Uang yang setara dengan $30 juta itu bagi pemerintah adalah hasil dari kesuksesan meyakinkan Dewan Olimpiade Asia (OCA).
Gubernur Sumsel Berharap Dana Asian Games Tidak Dipangkas
Pemangkasan anggaran pembangunan infrastruktur Asian Games akan berbuntut molornya target pembangunan.

Indonesia Siap Gelar Asian Games 2018
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Dody Iswandi menyatakan kesiapan komite tersebut dalam menggelar pesta olahraga empat tahun sekali yakni Asian Games 2018. Menurut rencana, Asian Games akan diadakan di dua kota, yakni Jakarta dan Palembang. Persiapan fisik dan non-fisik seperti infrastruktur bagi kejuaraan akbar di Asia tersebut mulai dilakukan.

Mengebut Infrastruktur Demi Citra Internasional
Sejumlah proyek infrastruktur dikebut demi menyambut acara skala internasional. Beberapa di antaranya justru merugi karena kurangnya perencanaan.
Pembangunan tol untuk agenda tertentu dibangun lebih cepat dibandingkan dengan proyek tol tak terkait agenda khusus. Tol yang menghubungkan Benoa, Bandara Ngurah Rai, dan Nusa Dua menjadi sebuah proyek yang ambisius.
Pembangunan tol untuk agenda tertentu dibangun lebih cepat dibandingkan dengan proyek tol tak terkait agenda khusus. Tol yang menghubungkan Benoa, Bandara Ngurah Rai, dan Nusa Dua menjadi sebuah proyek yang ambisius.
OCA Periksa Wisma Atlet untuk Asian Games 2018
Perwakilan dari Dewan Olimpiade Asia atau OCA akan melakukan inspeksi persiapan Asian Games 2018 yang bakal dilangsungkan di Jakarta dan Palembang. Salah satunya adalah memeriksa fasilitas wisma atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (12/4/2016). Agenda kunjungan tersebut dilakukan perwakilan OCA usai rapat dengan Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga.
Masuk tirto.id






