Pertamina Siap Bersaing dengan AKR dan BP dalam Bisnis Avtur

Oleh: Hendra Friana - 18 Februari 2019
Pertamina menyatakan bersiap diri sebelum benar-benar bersaing dalam bisnis avtur dengan perusahaan internasional.
tirto.id - PT Pertamina (Persero) sudah bersiap menyambut persaingan baru dengan perusahaan energi internasional dalam bisnis penyaluran avtur di Indonesia. Pasalnya PT AKR Corporindo bersama Britsih Petroleum (BP) menyatakan tertarik menggarap ceruk bisnis ini dengan membentuk perusahaan patungan joint venture/JV).

Direktur Pertamina, Nicke Widyawati menyatakan tak khawatir dengan persaingan itu. Alasan dia, potensi untuk persaingan dalam penyaluran bahan bakar pesawat di Indonesia memang telah terbuka sejak lama. Hal tersebut diatur dalam Peraturan BPH Migas Nomor 13 Tahun 2008.

Namun, hingga saat ini jarang sekali ada pemain baru yang ingin masuk sebab membutuhkan modal yang cukup besar untuk berbisnis avtur di Indonesia.

“Aturan itu sudah ada sudah lama, jadi semua boleh masuk karena semua kan ada persyaratannya karena bio to entry-nya juga cukup besar, ya. Karena harus mempunyai infrastruktur,” ucap Nicke saat ditemui di Kementerian BUMN, Senin (18/2/2019).

Nicke juga menyampaikan bahwa Pertamina bakal menjadikan persaingan tersebut sebagai tantangan untuk dapat memperbaiki kinerja dalam waktu mendatang. Sebab, imbuh dia, “persaingan itu sudah terjadi di mana-mana itu merupakan tantangan bagi kita dan kita siap.”

Meski demikan, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan AKR dan BP akan memulai bisnis avtur mereka di Indonesia. Presiden Direktur AKR, Haryanto Adikoesomo sebelumya menyampaikan, rencana tersebut kini sedang dalam tahap persiapan.

Pelaksanaannya, kata dia, masih menunggu kajian pengembangan bisnis dua perusahaan. "AKR sudah menandatangani JV dengan BP. Saat ini sedang dalam tahap persiapan," ucap dia di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis pekan lalu (14/2/2019).




Baca juga artikel terkait HARGA AVTUR atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Agung DH