Luncurkan Honda Genio, AHM Kenalkan Mesin 110 cc Generasi Baru

Oleh: Dio Dananjaya - 21 Juni 2019
Dibaca Normal 2 menit
Honda Genio tersedia dalam dua varian, CBS (Rp17,2 juta on the road Jakarta) dan CBS-ISS (Rp17,7 juta) dengan total 11 varian warna.
tirto.id - PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan motor matik entry-level terbarunya yang mengusung nama Honda Genio, Jumat (21/6/2019). Motor ini disebut sebagai versi produksi dari motor konsep “Project G” yang sempat dipamerkan dalam ajang IMOS 2018 dan IIMS 2019 yang telah berlangsung beberapa waktu lalu.

President Director PT AHM, Toshiyuki Inuma mengatakan, sebelum mengenalkan skutik terbaru ini pihaknya telah mempelajari selera dan keinginan konsumen sesuai tren generasi muda. Honda juga berdiskusi langsung dengan konsumen agar mendapat masukan yang tepat untuk menghadirkan motor baru.

“Ada tiga konsep yang membuat Honda Genio berbeda. Desainnya casual dan fashionable, ukuran bodi yang compact, performa lebih baik dari generasi sebelumnya serta ragam fitur yang lengkap. Semua itu dibungkus dengan harga yang terjangkau,” katanya saat memberi sambutan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019)

Dibandingkan dengan skutik sekelasnya, Genio memang telah dilengkapi beragam fitur yang berguna untuk kegiatan sehari-hari. Misalnya soket charger untuk mengisi daya smartphone, layar display yang menyajikan beragam informasi, serta lampu dengan LED. Desain rangka baru juga membuat kapasitas bagasi menjadi 14 liter dan tangki bahan bakar 4,2 liter.


Honda Genio tersedia dalam dua varian, CBS (Rp17,2 juta on the road Jakarta) dan CBS-ISS (Rp17,7 juta) dengan total 11 varian warna. Konsumen yang tertarik juga sudah bisa melakukan pemesanan lewat dealer Honda maupun datang ke booth AHM di Jakarta Fair Kemayoran 2019 untuk melihat langsung wujud dari motor anyar ini.

“Honda Genio diharapkan dapat menjadi pilihan generasi muda yang ingin tampil beda dalam mendukung aktivitas sehari-harinya. Kami optimistis kehadiran skutik terbaru Honda ini akan menjadi identitas dan tren baru yang disenangi masyarakat,” ujar Executive Vice President Director PT AHM, Johannes Loman.

Mesin dan Rangka Baru

Mesin Honda Genio masih mengusung kapasitas serupa dengan skutik 110 cc yang sudah muncul lebih dulu. Dapur pacu ini telah dilengkapi sistem bahan bakar injeksi, serta teknologi AGS Starter yang membuat proses nyala mesin menjadi lebih senyap dan halus.

Meski begitu dengan ukuran piston dan langkah berbeda dengan mesin generasi terdahulu. Jika sebelumnya berukuran 47 mm x 63,1 mm, sekarang menjadi 50 mm x 55,1 mm. Perubahan ini membuat akselerasi Genio diklaim lebih responsif dan punya konsumsi bahan bakar lebih irit dibandingkan Beat maupun Scoopy.

Dari atas kertas saja terlihat, Genio mencatat output tenaga 8,87 dk pada 7.500 rpm dan torsi maksimal 9,3 Nm pada 5.500 rpm. Sementara mesin lawas menghasilkan 8,5 dk pada 7.500 rpm serta torsi 9 Nm pada 6.500 rpm. Figur ini membuat mesin terbaru Genio memiliki tenaga lebih besar dengan raihan torsi yang bisa dikail sejak putaran rendah.

Selain dapur pacu, sektor rangka Genio juga mendapat pembaruan dengan teknologi eSAF (enhanced Smart Architecture Frame). Rangka terbaru ini dibuat dengan proses produksi press dan laser welding, sehingga memberikan kemampuan yang lebih mumpuni dalam berbagai kondisi. Secara tampilan pun rangka ini terlihat lebih ringkas dan mengotak.

“Rangka yang dipakai Genio lebih ringan 8 persen dari rangka yang sebelumnya digunakan,” ucap Kaori Kaneko, Genio Styling Designer Honda Motorcycle Operations Monozukuri Center.


Komposisi ini membuat bobotnya menjadi 89 kg (CBS) dan 90 kg (CBS-ISS), lebih ringan dari Honda Scoopy tipe CW (92 kg) dan CBS-ISS (93 kg).

Struktur ubahan pada rangka membuat Genio diklaim menjadi lebih stabil saat dipakai menikung. Bahkan motor juga lebih mudah dikendarai karena setir menjadi lebih ringan dan nyaman dipakai saat bermanuver di tengah kemacetan yang sering berlangsung di perkotaan.

Bagaimana Nasib Scoopy?

Walaupun mengusung desain yang agak serupa dengan Scoopy, Honda Genio disebut tak akan memakan pasar skutik retro yang sudah hadir lebih dulu. Thomas Wijaya, Marketing Director PT AHM, mengatakan kedua motor ini berada pada segmen yang berbeda.

Dengan meluncurkan Genio, Thomas berujar pihaknya berusaha memperluas pasar dan memberikan pilihan yang lebih banyak pada konsumen skutik di kelas 110 cc. Motor ini disebut menawarkan kelebihan yang tak dimiliki skutik sebelumnya.

Genio juga akan menambah portofolio AHM di segmen yang telah diisi oleh Beat dan Scoopy. “Scoopy masih ada, sekarang dijual secara paralel dengan Genio serta Beat. Kalau Spacy sudah discontinue,” imbuh Thomas.

Honda Genio saat ini jadi satu-satunya skutik Honda di kelas 110 cc yang telah mengusung mesin dan rangka generasi baru, meski begitu model lainnya juga disebut akan mendapat ubahan serupa di waktu mendatang.

Hal ini diungkap oleh Makoto Dohi, Assistant Chief Engineer Honda Motorcycle R&D Center, saat ditemui Tirto di sela-sela acara peluncuran. Menurutnya ke depan mesin dan rangka yang diusung Genio jadi basis motor matik yang akan meluncur berikutnya.

“Ada banyak teknologi yang kami siapkan untuk motor-motor Honda, platform ini tentu kami siapkan juga untuk produk lainnya. Namun kami akan survey pasar dulu untuk mengetahui keinginan konsumen seperti apa, kalau kebutuhannya ke sana akan disiapkan,” terangnya.


Baca juga artikel terkait HONDA atau tulisan menarik lainnya Dio Dananjaya
(tirto.id - Otomotif)

Reporter: Dio Dananjaya
Penulis: Dio Dananjaya
Editor: Ibnu Azis
DarkLight