Menuju konten utama

Luhut: Nilai Investasi Baterai Listrik Capai Rp13,5 Miliar Dolar AS

Luhut menjelaskan, dengan nilai investasi tersebut baterai yang bisa dibuat ada di angka 12.424.196 ton/tahun.

Luhut: Nilai Investasi Baterai Listrik Capai Rp13,5 Miliar Dolar AS
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan arahan saat pembukaan kegiatan Youth Voice: Coral Reef Restoration ICRG (Indonesia Coral Reef Garden) di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (19/8/2020). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf.

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Investasi dan Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan nilai investasi baterai untuk kendaraan listrik mencapai Rp13,5 miliar dolar AS.

Luhut menjelaskan, dengan nilai investasi tersebut baterai yang bisa dibuat ada di angka 12.424.196 ton/tahun.

"Baterai tersebut pun mendukung kebutuhan green transportation, seperti untuk pengembangan mobil listrik. Secara total, nilai investasinya pun mencapai Rp13,5 miliar dolar AS," jelas dia, Rabu (15/12/2021).

Dari adanya total nilai investasi yang melimpah, Luhut menjelaskan pemerintah tengah fokus untuk mengembangkan dan berinvestasi di sektor hilir.

Luhut menyebut Indonesia yang kaya akan cadangan nikel, bauksit, tembaga, dan timah, di masa mendatang dapat dimanfaatkan serta memberi nilai tambah untuk pemurnian dan pengolahan produk.

Sumber daya tersebut salah satunya dapat digunakan untuk memproduksi baja dan baterai, baik yang berbahan dasar nikel maupun nonnikel.

Indonesia juga akan sumber daya alam lainnya, antara lain mangrove, lahan gambut, dan hutan hujan tropis. Indonesia punya 48 persen total mangrove di Asia atau 20 persen sedunia, 7,5 miliar hektar lahan gambut dan merupakan yang terbesar di dunia, serta hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia seluas 125,9 miliar hektar.

“Kami terus berupaya untuk menjaga dan meningkatkan 75-80 persen kredit karbon dunia, di antaranya melalui program restorasi, menjaga angka deforestasi, pergeseran menuju penggunaan EBT, dan berkomitmen untuk membangun kawasan industri hijau dan biru,” terang dia.

Luhut juga menjelaskan pada 16 Desember mendatang akan dilakukan groundbreaking proyek green industrial park di Kalimantan Utara bersama dengan Presiden RI, Joko Widodo.

Lokasi tersebut akan menjadi role model penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) atau yang juga akrab disebut sebagai electric vehicle (EV).

Baca juga artikel terkait LUHUT BINSAR PANDJAITAN atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Nur Hidayah Perwitasari