tirto.id - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Pati Polri di Gedung Rupattama, Jakarta, Jumat (9/10/2026). Lima jabatan strategis yang diserahterimakan meliputi Irwasum Polri, Kapolda Metro Jaya, Kapolda Maluku, Kapolda Jawa Timur, dan Kapolda Bali.
Jabatan Irwasum Polri diserahterimakan dari Komjen Wahyu Widada kepada Komjen Asep Edi Suheri. Selanjutnya, jabatan Kapolda Metro Jaya diserahterimakan dari Komjen Asep Edi Suheri kepada Komjen Dadang Hartanto.
Posisi lama Dadang sebagai Kapolda Maluku kemudian diserahterimakan kepada Irjen Suwondo Nainggolan. Sementara itu, jabatan Kapolda Jawa Timur diserahterimakan dari Irjen Nanang Avianto kepada Irjen Dekananto Eko Purwono.
Tidak hanya itu, untuk jabatan Kapolda Bali diserahterimakan dari Irjen Daniel Adityajaya kepada Irjen Pasma Royce.
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel. Dia memastikan, penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip meritokrasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas sesuai kebutuhan organisasi.
Isir pun menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, pengabdian, dan sumbangsih yang telah diberikan selama menjalankan tugas. Kontribusi tersebut, kata dia, menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas serta mendukung peningkatan kinerja Polri.
“Pergantian jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi melalui penempatan personel sesuai kompetensi, kapabilitas, dan integritasnya. Kami juga mengapresiasi pengabdian pejabat lama yang telah memberikan kontribusi bagi institusi. Setiap amanah jabatan diharapkan dapat dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Isir dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).
Dia menambahkan, Kapolri berharap para pejabat yang menerima amanah baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan dan tanggung jawabnya, melanjutkan program yang telah berjalan, serta meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pelaksanaan tugas kepolisian juga harus senantiasa mengedepankan kedekatan dengan masyarakat, sejalan dengan semangat Polri melalui tagline Polisi Bersama Masyarakat.
“Dengan semangat tersebut, para pejabat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tutur dia.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































