Huawei Sebut Hongmeng Bukanlah Pengganti Android

Oleh: Anggit Setiani Dayana - 19 Juli 2019
Dibaca Normal 1 menit
Catherine Chen menegaskan, Hongmeng tidak akan dipakai pada ponsel, dan perusahaannya akan tetap menggunakan Android.
tirto.id - Wakil Presiden Huawei, Catherine Chen mengatakan pada Kamis (18/7/2019) bahwa Hongmeng, sistem operasi buatan Huawei tidak akan digunakan ponsel pintar dan perusahaan akan tetap menggunakan Android untuk sistem operasi perangkatnya.

Melansir Xinhua, Hongmeng sebelumnya diklaim bakal menjadi pengganti Android pada ponsel pintar.

Akan tetapi klarifikasi Chen menggoyahkaan klaim tersebut. Hongmeng diciptakan untuk kepentingan industri dan telah dikembangkan jauh sebelum adanya perbincangan mengenai sistem operasi alternatif Android.

Sistem operasi untuk gawai cerdas mengandung jutaan garis kode, sedangkan Hongmeng memiliki lebih sedikit garis kode, yaitu hanya sekitar ratusan ribu garis kode saja. Namun hal tersebut memang membuatnya lebih aman.

Selain itu, Chen menambahkan, Hongmeng memilik latensi yang jauh lebih rendah daripada sistem operasi ponsel pintar.

Huawei, sebagai perusahaan ponsel terbesar kedua di dunia mengandalkan Android milik Google untuk ponsel pintar buatannya.

Perusahaan ini menyatakan bahwa mereka bermaksud utuk tetap menggunakan Android untuk sistem operasi mereka.

Pernyataan serupa disampaikan oleh pimpinan Huawei lainnya, Liang Hua “[Huawei] belum memutuskan apakah Hongmeng akan dikembangkan menjadi sistem operasi untuk ponsel atau tidak kedepannya.”

Liang menambahkan bahwa, Hongmeng didesain sebagai solusi untuk perangkat IoT yang rendah latensi, sedangkan Chen mengatakan sistem tersebut untuk penggunaan industri, The Verge mencatat.

Pernyataan ini membawa pesan yang bertolak belakang dari apa yang selama ini didengungkan, yaitu bahwa Huawei telah siap mengganti sistem operasi Android dengan sistem operasi buatan mereka sendiri, yaitu Hongmeng.

“Huawei sedang dalam proses potensial untuk melakukan penggantian [dari sistem operasi Android],” kata juru bicara, Andrew Williamson, dikutip oleh Reuters.

Williamson menambahkan bahwa sistem tersebut akan siap dalam beberapa bulan kedepan untuk menggantikan pemblokiran yang dilakukan Google di semua ponsel Huawei karena “Entity List” yang diterbitkan Amerika Serikat.

Kabar lain juga menyebut bahwa pemblokiran Android tidak diharapkan oleh Huawei. “Kami senang menjadi bagian dari keluarga Android, tapi Hongmeng sedang diuji coba, terutama di Cina,” kata Richard Yu, Kepala Divisi Konsumen Huawei.

Hongmeng, sistem operasi buatan Huawei yang diklaim dapat meenggantikan Android nampaknya masih perlu banyak pembenahan dan jalan panjang untuk benar-benar menggantikan sistem operasi buatan Google tersebut.

Sedangkan, bagi Huawei sendiri, untuk dapat kembali mengoperasikan Android di perangkatnya, perlu campur tangan pemerintah AS untuk menghilangkan, atau paling tidak meringankan sanksi yang dikenakan atasnya.


Baca juga artikel terkait HUAWEI atau tulisan menarik lainnya Anggit Setiani Dayana
(tirto.id - Teknologi)


Penulis: Anggit Setiani Dayana
Editor: Yandri Daniel Damaledo
Kontributor: Anggit Setiani Dayana
DarkLight