Gerhana Bulan Sebagian 19 November 2021: Cara Lihat, Fase dan Jenis

Penulis: Yantina Debora - 18 Nov 2021 19:20 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Cara melihat gerhana bulan sebagian 19 November 2021 untuk wilayah yang dilewati maupun yang tak dilewati serta fase dan jenis gerhana bulan.
tirto.id - Gerhana bulan sebagian bakal terjadi pada 19 November 2021 dan bisa disaksikan di beberapa wilayah di Indonesia. Cara mengamati gerhana bulan ini tanpa menggunakan alat bantuk optik.

Anda bisa mengabadikan momen gerhana bulan ini menggunakan kamera Digital Single Lens Reflex (DSLR). Gerhana bulan sebagian diawali dengan fase Awal Penumbra.

1. Fase Awal Penumbra

Seluruh Indonesia tidak dapat menyaksikan fase awal penumbra dikarenakan bulan masih di bawah ufuk dan belum terbit. Fase awal penumbra terjadi pada:

  • Pukul 13.00.20 WIB
  • Pukul 14.00.20 WITA
  • Pukul 15.00.20 WIT


2. Fase Awal Sebagian

Selanjutnya, fase gerhana bulan awal sebagian. Fase ini juga belum bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia karena masih di bawah ufuk dan belum terbit. Fase ini terjadi pada:

  • Pukul 14.18.21 WIB
  • Pukul 15.18.21 WITA
  • Pukul 16.18.21 WIT


3. Fase Puncak Sebagian

Fase ketiga yaitu puncak gerhana bulan sebagian yang bisa disaksikan oleh penduduk di wilayah:

  • Provinsi Papua Barat (kecuali Kab. Kep. Raja Ampat),
  • Provinsi Papua
  • Sebagian provinsi Maluku (Kota Tual, Kab. Maluku Tenggara / Kep. Kei, Kab. Kep. Aru).

Fase gerhana bulan ini terjadi pada pukul:

  • Pukul 16.02.53 WIB
  • Pukul 17.02.53 WITA
  • Pukul 18.02.53 WIT

4. Fase Akhir Sebagian

Sebagian besar wilayah di Indonesia baru bisa menyaksikan gerhana bulan akhir saat fase akhir sebagian. Wilayah yang bisa menyaksikan fase akhir sebagian ini yaitu:

  • Pulau Papua
  • Kep. Maluku
  • Sulawesi
  • Kalimatan
  • Nusa Tenggara
  • Pulau Madura
  • Bali
  • Jawa (kecuali Provinsi Banten, Provinsi DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kab. Bogor, Kota Sukabumi, Kab. Sukabumi, Kab. Cianjur, Kota Bandung, Kota Cimahi dan Kab. Bandung Barat)
  • Sebagian Provinsi Kep. Riau (Kep. Natuna dan Kep. Anambas)
  • Provinsi Bangka Belitung (kecuali Kab. Bangka Barat)

Fase akhir sebagian ini bakal terjadi pada:

  • Pukul 17.47.23 WIB
  • Pukul 18.47.23 WITA
  • Pukul 19.47.23 WIT

5. Fase Akhir Penumbra

Sementara fase akhir dari gerhana bulan sebagian ini yaitu akhir penumbra. Seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan fase akhir penumbra ini.

Fase Akhir Penumbra terjadi pada:

  • Pukul 19.05.28 WIB
  • Pukul 20.05.28 WITA
  • Pukul 21.05.28 WIT

Tak Dilewati Gerhana Bulan Sebagian? Begini Cara Melihatnya



Wilayah Sumatera, Kep. Riau (Kecuali Kep. Natuna dan Anambas), Kab. Bangka Barat, Banten, DKI Jakarta dan sebagian Jawa Barat tidak dapat menyaksikan gerhana Bulan sebagian

Namun Anda bisa menyaksikan gerhana Bulan penumbra yakni ketika bulan masuk ke dalam penumbra Bumi.

Anda bisa mengamati perbedaan mendasar antara Bulan Purnama biasa dengan gerhana bulan penumbra menggunakan kamera DSLR, kamera ponsel mode pakar, maupun kamera CCD.

Tiga Jenis Gerhana Bulan


Gerhana bulan merupakan sebuah fenomena alam yang terjadi saat sebagian atau keseliuruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi.

Gerhana bulan terdiri dari 3 jenis yaitu gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian dan gerhana bulan penumbra.

1. Gerhana Bulan Total

Gerhana bulan total terjadi ketika seluruh bayangan umbra bumi menutupi bulan, sehingga matahari, bumi dan bulan berada tepat di satu garis yang sama.

2. Gerhana Bulan Sebagian

Gerhana bulan sebagian disebut juga sebagai gerhana bulan parsial, terjadi ketika bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari sinar matahari.

Sebagian permukaan bulan berada di daerah penumbra, sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan.

3. Gerhana Bulan Penumbra

Gerhana bulan penumbra terjadi ketika seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.


Baca juga artikel terkait CARA MELIHAT GERHANA BULAN SEBAGIAN atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Yantina Debora
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight