Menuju konten utama

Ganjar Pranowo Klaim Selalu Hormat kepada Puan Maharani

Ganjar Pranowo mengklaim Puan Maharani merupakan sosok yang sangat berjasa bagi dirinya.

Ganjar Pranowo Klaim Selalu Hormat kepada Puan Maharani
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Calon Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka sarapan bersama di Soto Gading, Surakarta, Jumat (6-11-2020). ANTARA/dokumentasi pribadi

tirto.id - Politikus PDI Perjuangan yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku selalu hormat kepada Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Hubungan keduanya dikabarkan sedang renggang akibat tak diundangnya Ganjar pada acara kunjungan Puan Maharani ke Kota Semarang, Jawa Tengah untuk mempersiapkan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

"Saya mengikuti di medsos, sungguh-sungguh saya tidak enak, saya sangat hormat dengan mbak Puan, sangat-sangat hormat," kata Ganjar kepada wartawan usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah, di Semarang, Jumat (28/5/2021) dilansir dari Antara.

Ganjar mengklaim Puan Maharani merupakan sosok yang sangat berjasa bagi dirinya. Apalagi saat Ganjar maju sebagai calon Gubernur Jateng pada 2013, namun elektabilitasnya sangat rendah.

"Mbak Puan-lah sebenarnya komandan tempur, saya juga tidak punya modal saat itu, maka partai (PDI Perjuangan, red) yang bergerak sehingga saya menang. Saya tidak pernah lupa itu," ujarnya.

Ganjar membantah adanya isu perseteruan antara dirinya dengan Puan Maharani. Hingga saat ini, Ganjar mengaku tidak pernah berkonflik dengan Puan Maharani.

"Sampai hari ini saya tidak pernah berkonflik dengan beliau, bahkan saat saya 'sowan' ibu (Megawati Soekarnoputri, red) untuk halalbihalal, Mbak Puan juga ada di sana dan kami sempat bercanda. Saya ini orang Jawa dan kader yang selalu diajari 'mendhem jero, mikul duwur', itu saja," katanya.

Dalam kunjungan ke Kota Semarang Jawa Tengah untuk mempersiapkan pemilihan presiden tiga tahun mendatang, Minggu (23/5/2021), Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani tiba-tiba mengatakan bahwa pemimpin itu adalah mereka yang ada di lapangan, “bukan ada di sosmed”.

“Pemimpin yang memang dilihat sama teman-temannya, sama orang-orangnya yang mendukung di lapangan. Sosmed perlu, media perlu, tapi bukan itu saja, tapi memang nyata terjalin di lapangan,” kata Puan di kantor PDIP Jateng.

Sindiran Puan segera memicu perbincangan. Sebab, meski tidak menyebut nama, dapat dengan mudah ditebak bahwa yang dia maksud adalah Ganjar Pranowo, kader PDIP yang juga Gubernur Jateng dua periode.

Alasan pertama, karena memang Ganjar rajin tampil di media sosial. Ia punya kanal Youtube sejak tiga tahun terakhir yang diikuti hampir sejuta akun. Bandingkan dengan gubernur lain di Jawa seperti Gubernur DKI Anies Baswedan yang cuma punya pengikut di bawah 100 ribu.

Ganjar juga punya semua akun media sosial populer, mulai dari Facebook, Twitter, sampai Instagram, juga jenama terbaru TikTok yang diikuti lebih dari 600 ribu akun dan 300 video yang disukai 7 juta kali. Alasan kedua, karena Ganjar tidak ada dalam acara tersebut. Ganjar memang tak diundang oleh DPD PDIP Jateng.

Baca juga artikel terkait GANJAR PRANOWO

tirto.id - Politik
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto