Erick Thohir Perkirakan Setoran Dividen 2021 Bakal Anjlok 75%

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 18 Juni 2020
Setoran dividen diperkirakan anjlok karena 90% BUMN terkena dampak COVID-19.
tirto.id - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan sumbangan dividen perusahaan plat merah pada negara akan anjlok di tahun depan. Ia memperkirakan dividen yang bisa diserahkan BUMN akan berkurang hingga tersisa seperempat atau turun 75 persen dari target yang biasa dicapai tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang buat tahun depan saja nih jujur saja dari target sebelum-sebelumnya tahun depan hanya bisa 1/4. Karena cuma 10 persen [BUMN tak terdampak COVID-19]. 90 persen [BUMN] kena,” ucap Erick dalam diskusi virtual, Kamis (18/6/2020).

Proyeksi setoran dividen itu berarti di bawah target peningkatan yang sempat ia janjikan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani di awal periode kabinet Indonesia Maju.

Erick bercerita waktu itu ia sempat menargetkan dividen BUMN ditargetkan bisa meningkat signifikan bahkan 50 persen dari biasanya selama 5 tahun ke depan. Hanya saja saat ini situasi itu sulit dicapai karena sebagian besar BUMN terdampak COVID-19. Nilai seperempat ini menurutnya juga sudah beruntung.

Perusahaan yang masih bertahan di tengah gempuran pandemi ini di antaranya bergerak di bidang telekomunikasi, kesehatan, Sumber Daya Alam (SDA) sampai makanan.

“Untung dividennya masih 1/4. Bayangkan jika 90 persen terdampak, 10 persen sisanya seharusnya bukan seperempat,” ucap Erick.

Masih dalam situasi pandemi, Erick bilang lembaganya pun berupaya melakukan berbagai efisiensi. Salah satunya menyederhanakan klaster BUMN dari semula berjumlah 27 menjadi 12. Ia mencontohkan awalnya BUMN semen tidak masuk klaster infrastruktur tetapi kini sudah digabung bersama BUMN karya.

“Saya tetap optimistis walau jangka pendek seperti ini tapi ke depannya kita akan lebih sehat. Dividen pun akan kembali normal,” ucap Erick.



Baca juga artikel terkait DIVIDEN atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Nurul Qomariyah Pramisti
DarkLight