DPRD DKI Sebut Perlu Ada Razia Anjing-Kucing Liar Tiga Kali Setahun

Oleh: Dewi Adhitya S. Koesno - 9 Januari 2019
Petugas yang menemukan anjing dan kucing liar di jalan, akan membawa ke tempat penitipan untuk diperiksa serta diberi vaksin.
tirto.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta pemerintah pusat untuk melakukan penangkapan dan razia kucing serta anjing liar dilakukan sebanyak tiga kali dalam setahun.

"Kalau perlu setahun tiga kali razia (anjing dan kucing) di Jakarta," ungkap Sekretaris Komisi E (Bidang Kesra) DPRD DKI Jakarta, Veri Yonnevil, di Jakarta, Selasa.

Menurut Anggota DPRD dari fraksi Partai Hati Nurani Rakyat ini, hal itu dilakukan untuk menghindari penyakit rabies yang bisa menyerang hewan seperti anjing dan kucing, karenanya pemerintah perlu merazia hewan-hewan tersebut.

Razia anjing dan kucing liar rencananya akan dilakukan saat petugas menemukan hewan-hewan tersebut berada di jalanan, kemudian akan dibawa ke tempat penitipan untuk diperiksa serta diberi vaksin.

Setelah hewan-hewan liar tersebut dipastikan aman dari penyakit menular, petugas akan mencari pemiliknya untuk diedukasi agar menjaga hewannya tidak berkeliaran dan meresahkan warga lagi.

Veri pun menyarankan agar pemerintah perlu melakukan razia secara rutin, bukan hanya saat diperlukan saja demi pencegahan hewan penular rabies (HPR).

Pencegahan rabies sebelumnya sempat dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Barat terhadap ribuan hewan pada tahun 2018.

"Total sebanyak 5.343 ekor hewan yang telah mendapatkan vaksinasi rabies hingga akhir Juli 2018," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Barat Marsawitri Gumay.

Marsawitri menyebut, ribuan hewan yang divaksin rabies terdiri atas 2.206 anjing, 3.067 kucing, 18 kera dan 52 ekor musang.


Baca juga artikel terkait HEWAN LIAR atau tulisan menarik lainnya Dewi Adhitya S. Koesno
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Penulis: Dewi Adhitya S. Koesno
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno