Cholil Jelaskan Makna Lirik "Tiba-tiba Batu" Efek Rumah Kaca

Oleh: Alexander Haryanto - 6 September 2019
Dibaca Normal 1 menit
Efek Rumah Kaca mengeluarkan single terbaru berjudul "Tiba-tiba Batu", berikut penjelasan Cholil tentang makna liriknya.
tirto.id - Efek Rumah Kaca memberi kabar baik kepada pendengarnya dengan mengeluarkan single berjudul "Tiba-tiba Batu" pada hari ini, Jumat (6/9/2019). Masih sarat dengan pesan sosial, kali ini, Cholil, Akbar dan Poppie menangkap fenomena perdebatan di media sosial.

Seolah merepresentasikan judul lagu dan isi lirik, ERK menghadirkan "batu" dalam konsep video klipnya. Tapi bukan batu sesungguhnya yang ingin dibicarakan ERK dalam karya ini, melainkan bentuk asosiasi terhadap sebuah sikap keras kepala dalam beragumen, namun tidak disertai dengan pengetahuan yang cukup, seperti di media sosial dan televisi.

"Setahun-dua tahun belakangan banyak orang jadi punya satu sikap, tapi belum ada pengetahuan, pondasi landasan berargumennya kurang," kata Cholil saat dihubungi Tirto, Jumat.

Akan tetapi, menurut Cholil, kritik itu bukan mereka tujukan kepada sebuah sikap "kekeh" dan "keras kepala" secara keseluruhan. Sebab, menurut dia, ada juga orang-orang di luar sana yang punya sikap keras, tetapi justru punya dampak positif.

Yang ingin mereka suarakan dalam lagu ini adalah orang-orang yang miskin data dan pengetahuan, tetapi ngotot dan tak mau kalah dalam berargumen.

Menurut Cholil, pola perdebatan semacam itu banyak ditemukan di media sosial, di mana banyak orang yang susah diajak berdiskusi karena terus mempertahankan argumennya, padahal sikap itu tidak disertai dengan pemahaman yang cukup tentang suatu hal.


Namun, di sisi lain, Cholil percaya bahwa perdebatan bisa menghasilkan dampak positif, asalkan dilakukan dengan pemangku kebijakan atau pemerintah. Tujuannya, untuk mengubah kebijakan yang berpihak pada hajat hidup orang banyak.

Lagu yang berdurasi 3:49 menit ini ditulis oleh Cholil Mahmud, direkam dan dimixing oleh Bryce Goggin di Trout Studio, Brooklyn, New York. Sementara mastering oleh Scott Hull di Masterdisk, New York.

Dengan Akbar Bagus sebagai pengisi drum dan vokal latar, Cholil Mahmud (gitar dan vokal), Poppie Airil (bass dan vokal latar), Muhammad Asranur (piano), Irma Hidayana (vokal latar) dan
Nastasha Abigail (vokal latar).

Efek Rumah Kaca adalah grup band indie asal Jakarta. Dengan formasi awal Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan (bass), dan Akbar (drum). Seiring berjalannya waktu, posisi Adrian digantikan oleh Poppie (bass). Sampai saat ini, Efek Rumah Kaca sudah merilis tiga album studio, yaitu Efek Rumah Kaca (2007), Kamar Gelap (2008), dan Sinestesia (2015).


Lirik "Tiba-tiba Batu" Efek Rumah Kaca:


Wajahnya terlihat sama
Belum ada plastik di muka
Di kepalanya sumpah serapah semua

Orang-orang di sekitarku
Tiba-tiba menjadi batu
Awalnya cuma belagu
Nantinya bisa bikin malu

Wajahnya terlihat sama
Belum ada plastik di muka
Di kepalanya sumpah serapah semua

Batu bisa jadi fondasi
Bahaya bila dilumuti
Kebencian di sana-sini
Apalagi di organisasi

Parasnya sedikit menua
Seperti layaknya manusia
Tapi kepongahannya tingkatan dewa

Wajahnya terlihat sama
Belum ada plastik di muka
Di kepalanya sumpah serapah semua.




Baca juga artikel terkait MUSIK INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Musik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight