tirto.id - Token diperlukan saat simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Apa itu arti token dan bagaimana cara mendapatkan serta menggunakan token simulasi TKA 2026?
TKA merupakan salah satu asesmen terstandar yang diselenggarakan oleh Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Tujuan TKA adalah mengukur capaian akademik murid dalam mata pelajaran tertentu daan sifatnya tidak wajib. Setiap murid yang mengikuti TKA akan memperoleh hasil sebagai tes terstandar. Guna sebagai salah satu syarat atau pertimbangan untuk seleksi penerimaan murid baru atau seleksi akademik lainnya.
Berdasarkan surat pemberitahuan Nomor 0212/B/F/SK.02.02/2026 yang diterbitkan Kemendikdasmen pada 1 Juli 2026, pendaftaran peserta TKA dan Asesmen Nasional (AN) jenjang SMA/SMK/sederajat dibuka hingga 27 September 2026.
Apa Arti Token Simulasi TKA 2026?
Simulasi TKA 2026 tingkat SMA/SMK dijadwalkan berlangsung selama 21–27 September 2026. Pelaksanaan simulasi ini dilakukan sebelum kegiatan gladi bersih pada 5–18 Oktober 2026 dalam 2 gelombang.
Tujuan simulasi adalah menguji kesiapan infrastruktur satuan pendidikan pelaksana TKA, seperti komputer, jaringan, listrik, dan aplikasi. Selain itu, simulasi juga bisa membantu peserta TKA dalam mempersiapkan diri.
Dalam pelaksanaan simulasi, peserta akan mengisi token yang diberikan beserta nama lengkap dan tanggal lahir di kolom yang tersedia. Pengisian token dilakukan saat proses login sebelum mulai mengerjakan tes.
Token ini merupakan kode akses sementara yang diberikan proktor kepada peserta pada saat ujian dimulai. Berdasarkan informasi di laman resmi Pusat Informasi Kemendikdasmen, token digunakan untuk memastikan keamanan dan keabsahan akses ujian.
Cara Mendapatkan dan Menggunakan Token Simulasi TKA 2026
Token simulasi TKA 2026 akan diterima peserta sesaat sebelum simulasi dimulai. Pasalnya, token harus diisi saat peserta melakukan login ke portal asesmen TKA, lalu memulai pengerjaan tes.
Sebelumnya, token simulasi TKA 2026 disiapkan pihak penyelenggara tingkat pusat saat simulasi dan pelaksanaan TKA. Mereka menyiapkan server pusat dan mengatur jadwal sinkronisasi/token, juga menutup permintaan 30 menit setelah sesi berakhir.
Dalam pelaksanaan simulasi, seorang proktor bertugas merilis token ke pengawas ruang. Namun, proktor terlebih dulu melakukan serangkaian tahapan hingga pengawas memastikan peserta hadir dan tertib.
Setelah proktor merilis atau membagikan token simulasi TKA 2026, tes bisa dimulai. Adapun permintaan token ditutup maksimal 30 menit setelah jadwal sesi berakhir sesuai ketentuan pusat.
Peserta TKA 2026 dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti serangkaian tahapan TKA, mulai dari pendaftaran, simulasi, gladi resik, hingga pelaksanaan tes yang dijadwalkan pada 7–8 November 2026.
Sebagai acuan, simak jadwal lengkap pelaksanaan TKA dan AN 2026 jenjang SMA/SMK/sederajat berikut ini:
No | Tanggal | Kegiatan | Keterangan |
1 | 27 Juli–27 September 2026 | Pendaftaran Peserta TKA dan AN | |
2 | 21–27 September 2026 | Simulasi TKA dan AN | |
3 | 5–11 Oktober 2026 | Gladi Bersih TKA dan AN | Gelombang 1 |
4 | 12–18 Oktober 2026 | Gladi Bersih TKA dan AN | Gelombang 2 |
5 | 26–29 Oktober 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN | Gelombang 1 |
6 | 31 Oktober–1 November 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN | Gelombang Khusus Mata Pelajaran Wajib |
7 | 2–5 November 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN | Gelombang 2 |
8 | 7–8 November 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN | Gelombang Khusus Mata Pelajaran Pilihan |
9 | 16–19 November 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN Susulan | Gelombang 1 |
10 | 21–22 November 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN Susulan | Gelombang Khusus Mata Pelajaran Wajib |
11 | 23–26 November 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN Susulan | Gelombang 2 |
12 | 28–29 November 2026 | Pelaksanaan TKA dan AN Susulan | Gelombang Khusus Mata Pelajaran Pilihan |
13 | 23 Desember 2026 | Pengumuman Hasil TKA |
Informasi selengkapnya seputar TKA 2026 bisa diakses melalui tautan berikut ini:
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id



































