Liga Champions

Southgate: Jadwal Final Liga Champions Ganggu Persiapan Inggris

Oleh: Gilang Ramadhan - 14 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
Jadwal Final Liga Champions 2018/2019 pada 2 Juni mendatang hanya berselisih 4 hari dari jadwal semifinal Liga Negara Eropa yang dilangsungkan pada 6 Juni.
tirto.id - Pelatih tim nasional Inggris, Gareth Southgate, mengaku persiapan timnas Inggris akan terganggu dengan mepetnya jadwal Final Liga Champions 2018/2019 dan jadwal semifinal Liga Negara Eropa 2018/2019. Komentar tersebut terlontar usai 4 wakil Inggris berhasil melaju ke babak 8 besar Liga Champions.

Hal yang dikhawatirkan oleh Southgate jika ada pemain Inggris dari dua dari 4 klub (Liverpool, Tottenham, dan Duo Manchester) tersebut lolos ke partai final yang digelar di Madrid 2 Juni mendatang, tidak dapat membela timnas. Padahal, 4 hari setelahnya Inggris akan melakoni laga semifinal Liga Negara Eropa melawan Belanda di Portugal (6/6).

"Ini [persiapan] bisa berantakan," kata pelatih timnas Inggris itu kepada Guardian. "Katakanlah, jika dua tim kami berhasil mencapai final Liga Champions maka kami tidak akan melihat mereka, paling baik, sampai hari Senin (3/6/2019) sebelum kami bermain pada hari Kamis (6/6/2019)."

Menurut daftar pemain yang dipanggil tim nasional Inggris terakhir yang diperisapkan untuk melakoni laga kualifikasi Euro 2020 lawan Montenegro (26/3), ada 13 pemain yang dipanggil dari 4 klub yang lolos ke 8 besar Liga Champions di atas.

Tottenham mengirimi 5 pemain, City diwakili 4 pemain. Sementara Manchester United serta Liverpool mengirim masing-masing 2 pemain.



Pelatih berusia 48 tahun itu mengaku mendapat ejekan dari rekannya asal Australia yang sama-sama berkerja sebagai pelatih, Alastair Clarkson. Southgate merasa ini merupakan kesempatan yang bagus bagi timnas Inggris untuk memenangkan sesuatu.

"Seorang pelatih asal Australia yang saya kenal [Alastair Clarkson], mengatakan:'semoga beruntung kawan!'. Kami telah lolos ke semifinal sejak enam bulan lalu dan ini peluang yang bagus untuk memenangkan sesuatu dan kemudian Anda tidak dapat mengumpulkan tim terbaik. Dan dengan emosi laga itu [final Liga Champions], dapatkah para pemain itu bermain secara realistis pada Kamis malam untuk kita?" keluh Southgate.

Kendati demikian, pelatih yang membawa Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2018 itu mau tak mau harus menghadapi masalah tersebut. Southgate mengaku tetap mencintai pekerjaannya dan bangga menjadi pelatih tim nasional Inggris.

"Kita harus menyelesaikan semua ini. Namun, pada dasarnya, persiapan kami akan berada di sini [di Inggris]. Saya mencinatai pekerjaan ini. Saya bangga menjadi pelatih tim nasional Inggris," tandas Southgate.

Kekhawatiraan Southgate dapat demengerti, dengan asumsi dua dari empat klub Inggrisyang lolos ke 8 besar UCL musim ini mampu melangkah ke babak final. Terakhir kali dan pertama kalinya dua tim Liga Inggris berhadapan di partai puncak terjadi pada musim 2007/2018. Saat itu, Manchester United sukses menaklukkan Chelsea di babak adu penalti.


Baca juga artikel terkait LIGA CHAMPIONS atau tulisan menarik lainnya Gilang Ramadhan
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Fitra Firdaus
* Data diambil dari 20 top media online yang dimonitor secara live