PT KAI Siapkan 50 Kereta Tambahan Semua Rute untuk Lebaran 2019

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 23 April 2019
Dibaca Normal 1 menit
PT KAI menambahkan 50 kereta tambahan dan 50 perjalanan tambahan untuk semua rute demi memfasilitasi mudik Lebaran 2019.
tirto.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah menambah 50 kereta tambahan untuk semua rute demi memfasilitasi mudik Lebaran tahun ini.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro menjelaskan, tahun ini, KAI menetapkan masa angkutan Lebaran selama 22 hari, mulai 26 Mei hingga 16 Juni 2019. PT KAI menyiapkan 406 perjalanan selama angkutan Lebaran 2019. Angka tersebut sudah termasuk 50 perjalanan KA Lebaran Tambahan.

"Melalui persiapan yang matang, kita harapkan moda transportasi KA selama masa angkutan lebaran 2019 ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali," jelas Edi saat ditemui wartawan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).

Dengan penambahan yang dilakukan di beberapa rute-rute favorit itu di antaranya keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir menuju Tegal, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, dan lainnya.

Sebagai informasi, jumlah kursi pada KA tambahan sebanyak 247.000 kursi KA tambahan per hari. Sehingga total kursi yang tersedia yaitu 6,4 juta kursi KA tambahan.

"Untuk operasi lebaran H-10 sampai H-2 +10, setiap harinya itu tempat duduk yang kita sediakan 247 ribu seat, tahun lalu 236 ribu seat. Jadi naik sedikit. Nah dihitung saja kalau itu memang 22 hari per hari 247 ribu seat, maka total bisa 6,4 juta tempat duduk ditambah lokal," papar dia.

Menurut Edi, pihaknya juga sudah mempersiapkan 2.500 kursi. Setelah tahun lalu hanya menyediakan 1.520 kursi.

"Soal mudik gratis tahun lalu, BUMN itu selenggarakan 1.520 mudik gratis. Nah tahun ini 2.500. Nah itu nanti akan dimulai tanggal 26 mei keberangkatan dan kembali itu tanggal 16 Juni dan ini dipersilakan untuk mencari tiket gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN untuk tahun 2019," jelas dia.

Untuk mempersiapkan kereta ini juga Edi melakukan Inspeksi selama 3 (tiga) hari yang dimulai pada 23 hingga 25 April 2019.


Kegiatan inspeksi ini untuk melihat sejauh mana kesiapan moda kereta api dalam menghadapi angkutan Lebaran tahun ini. Mulai dari kesiapan jalur, stasiun, pelayanan, hingga SDM KAI harus benar-benar dipastikan siap dalam melayani penumpang pada masa angkutan lebaran 2019 nanti.

Tidak hanya itu, dalam perjalanan ini juga dilakukan identifikasi akan titik-titik rawan yang harus dijaga ekstra. Ini mengingat arus perjalanan kereta api semakin banyak saat momen Lebaran 2019.

Titik rawan yang dimaksud dapat berupa daerah rawan banjir, tanah longsor, hingga pelemparan dan vandalisme.

Edi mengatakan, pihaknya akan menyiagakan Petugas Pemeriksa Jalur tambahan, Penjaga Jalan Lintasan Tambahan, serta Petugas Pengamanan tambahan yang bekerja sama dengan TNI-Polri.

KAI juga menyediakan alat serta material yang ditempatkan di titik-titik tertentu sehingga jika dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan.

"Terdapat dua KA Inspeksi yang perjalanan keduanya dimulai dari Stasiun Gambir. Yang pertama adalah KA Inspeksi Generasi 3, yang akan menuju Stasiun Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, Jember, hingga Stasiun Banyuwangi melalui jalur Lintas Utara Jawa.

Sedangkan Lintas Selatan Jawa akan menggunakan KA Inspeksi Generasi 2 yang akan menuju Stasiun Bandung, Purwokerto, Semarang Tawang, Malang hingga Stasiun Surabaya Gubeng," pungkas Edi.


Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2019 atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno
DarkLight