Profil Timnas Piala Dunia 2022

Profil Timnas Meksiko Piala Dunia 2022: Lewati Kutukan 16 Besar

Kontributor: Wan Faizal, tirto.id - 30 Sep 2022 18:57 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Profil Timnas Meksiko Piala Dunia 2022 dan jadwal di Qatar 2022. El Tri punya misi melewati kutukan 16 besar Piala Dunia.
tirto.id - Profil Timnas Meksiko di Piala Dunia 2022 tetap menjanjikan meski tanpa pemain senior seperti Javier 'Chicharito' Hernandez. Di bawah pelatih asal Argentina, Tata Martino, El Tri akan mengemban misi untuk mengakhiri kutukan terhenti di babak 16 besar dalam 7 Piala Dunia terakhir.

Prestasi terbaik Meksiko di Piala Dunia sebenarnya adalah menembus 8 besar. Ini terjadi di Piala Dunia 1970 dan 1986. Namun, sudah 36 tahun El Tri tidak mampu meraih pencapaian yang sama. Padahal, Meksiko pernah jadi juara Piala Konfederasi pada 1999.

Kutukan Meksiko selalu gagal di 16 besar Piala Dunia dimulai di Amerika Serikat 1994 ketika El Tri kalah adu penalti dari Bulgaria. Tertinggal melalui gol Hristo Stoichkov, Meksiko menyamakan skor lewat Garcia Aspe di menit 18. Namun, dalam drama adu penalti Meksiko tumbang 1-3.

Empat tahun kemudian di Perancis 1998, Luis Hernandez membawa Meksiko unggul dahulu atas Jerman di menit 47 babak 16 besar. Sial, El Tri gagal mempertahankan keunggulan karena ada dua gol balasan Jerman melalui Jurgen Klinsmann dan Oliver Bierhoff.

Memasuki milenium baru, kiprah Meksiko masih sama saja seperti sebelumnya. Di Korea Selatan dan Jepang 2002 Meksiko sekali lagi kandas di babak yang sama.

Menghadapi Amerika Serikat, Meksiko yang kala itu diasuh Javier Aguirre kalah 0-2 meski lebih diunggulkan. Dua gol kemenangan AS dibuat oleh Brian McBride dan Landon Donovan.

Rangkaian kisah Meksiko dan babak 16 besar kembali berlanjut di empat edisi setelahnya. Di Jerman 2006 dan Afrika Selatan 2010, Meksiko dua kali beruntun disingkirkan Argentina.

Pada 2006, Meksiko tumbang 2-1 karena gol kemenangan Maxi Rodriguez di extra time. Hasil lebih buruk diraih pada 2010 ketika Meksiko tumbang 3-1 atas lawan yang sama oleh 2 gol Carlos Tevez dan satu gol lain dari Gonzalo Higuain.



Sementara itu pada 2014 di Brasil, kontroversi mewarnai tersingkirnya Meksiko di 16 besar oleh Belanda. Unggul melalui Giovani dos Santos di menit 48, Meksiko harus gigit jari 40 menit kemudian. Tepatnya ketika Wesley Sneijder bisa menyamakan skor lewat tendangan kerasnya.

Jelang usainya waktu normal, Arjen Robben terlihat melakukan diving di kotak penalti dan memberikan hadiah penalti bagi Belanda. Situasi itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Klaas Jan Huntelaar menjadi gol kemenangan Belanda.

Lalu pada 2018, giliran Brasil yang memberi luka pada Meksiko. Dua gol Neymar dan Roberto Firmino memastikan tren unik Meksiko masih terus berlanjut.

Sejauh ini capaian terbaik Meksiko adalah mengakhiri kiprah di 8 besar. Momen itu terjadi pada 1970 dan 1986. Menariknya di dua kesempatan itu Meksiko selalu bertindak sebagai tuan rumah.

Di Qatar 2022 nanti Meksiko bergabung dengan Argentina, Arab Saudi, dan Polandia. Secara peluang, Meksiko berada dalam status unggulan lolos ke 16 besar bersama Argentina. Laga yang menentukan bagi Meksiko akan terjadi ketika mereka berjumpa Polandia.

Laga kontra Polandia tersebut akan digelar di matchday 1 Grup C pada 22 November pukul 23.00 WIB. Partai kedua Meksiko adalah melawan Argentina pada 27 November pukul 02.00 WIB. Sedangkan di laga pemungkas, El Tri dijadwalkan melawan Arab Saudi pada 1 Desember pukul 02.00 WIB.


Profil Meksiko di Piala Dunia 2022


Berikut rangkuman profil Meksiko di Piala Dunia 2022.

Prestasi Terbaik: 8 Besar (1970, 1986)

Penampilan di Piala Dunia: 17 (1930, 1950, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1978, 1986, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018, 2022)

Prestasi Terakhir: 16 Besar (2018)

Rekor di Piala Dunia: 57 main, 16 menang, 14 imbang, 27 kalah, mencetak 60 gol, kebobolan 98 gol

Pemain Bintang: Raul Jimenez, Hirving Lozano, Andres Guardado

Baca juga artikel terkait SEPAKBOLA atau tulisan menarik lainnya Wan Faizal
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Fitra Firdaus

DarkLight