Menuju konten utama

Mengenal Penyakit Gagal Ginjal Kronis, Apa Penyebab & Gejalanya?

Mengenal penyakit gagal ginjal kronis, apa penyebab, gejala, hingga bagaimana cara mencegahnya.

Mengenal Penyakit Gagal Ginjal Kronis, Apa Penyebab & Gejalanya?
Ilustrasi Ginjal. foto/IStockphoto

tirto.id - Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang memiliki peran cukup penting dalam proses metabolisme tubuh manusia.

Ginjal berada di bagian bawah tulang rusuk, atau berada di sekitar pinggang manusia. Setiap manusia normal memiliki sepasang ginjal kiri dan kanan, dengan berat sekitar 125 gram.

Organ ginjal berfungsi untuk menyaring produk limbah metabolisme dan kelebihan cairan tubuh yang dikeluarkan dalam bentuk urine melalui saluran kencing.

Selain itu, ginjal juga berfungsi untuk menyaring darah, menjaga keseimbangan cairan dan elekrolit tubuh, hingga memproduksi hormon, di antaranya hormon untuk pembentukan sel darah merah (Erytropoetin), hormon untuk pengaturan tekanan darah (Renin-Angiotensin), dan hormon untuk mengaktifkan vitamin D (Calcitriol).

Dilansir dari laman resmi RS Sardjito, ginjal juga bisa mengalami sejumlah gangguan, sama seperti organ tubuh lainnya.

Gangguan fungsi ginjal dibedakan menjadi 2, yaitu kegagalan fungsi ginjal yang sifatnya sementara dan yang sifatnya menetap.

Kegagalan fungsi ginjal sementara disebut dengan Gagal Ginjal Akut (GGA), yaitu terjadinya gangguan karena adanya hambatan dalam proses filtrasi darah.

Sementara itu, gangguan fungsi ginjal yang menetap disebut dengan Penyakit Ginjal Kronik (PGK) atau Gagal Ginjal Kronik (GGK).

Mengutip laman Clevelandclinic, gagal ginjal adalah kondisi di mana salah satu atau kedua ginjal tidak lagi berfungsi dengan baik.

Gagal ginjal terkadang bersifat sementara dan berkembang dengan cepat (akut). Di lain waktu itu adalah kondisi kronis (jangka panjang) yang perlahan-lahan memburuk.

Gagal ginjal adalah tahap penyakit ginjal yang paling parah. Ini akan berakibat fatal jika tanpa pengobatan.

Penyebab Gagal Ginjal Kronis

Penyakit ginjal kronis dapat terjadi ketika seseorang mengalami suatu penyakit tertentu, yang akhirnya berdampak pada fungsi ginjal itu sendiri.

Dilansir dari MayoClinic, penyakit tersebut memperburuk kondisi ginjal, karena terjadi dalam waktu yang lama, bahkan bertahun-tahun.

Penyakit dan kondisi yang menyebabkan ginjal kronis antara lain:

- Diabetes tipe 1 atau tipe 2

- Tekanan darah tinggi

- Glomerulonefritis, peradangan pada unit penyaringan ginjal (glomeruli)

- Nefritis interstisial, peradangan pada tubulus ginjal dan struktur di sekitarnya

- Penyakit ginjal polikistik atau penyakit ginjal bawaan lainnya

- Obstruksi saluran kemih yang berkepanjangan, dari kondisi seperti pembesaran prostat, batu ginjal dan beberapa jenis kanker

- Refluks vesicoureteral, suatu kondisi yang menyebabkan urine kembali ke ginjal Anda

- Infeksi ginjal berulang, juga disebut pielonefritis

Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, merokok, obesitas, faktor usia, hingga faktor keturunan.

Gejala Gagal Ginjal Kronis

Tanda dan gejala penyakit ginjal kronis berkembang dari waktu ke waktu jika kerusakan ginjal berlangsung lambat.

Hilangnya fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan cairan atau limbah tubuh atau masalah elektrolit. Tergantung pada seberapa parahnya, hilangnya fungsi ginjal dapat menyebabkan beberapa konsisi di bawah ini:

- Mual

- muntah

- Kehilangan selera makan

- Kelelahan dan kelemahan

- Masalah tidur

- Buang air kecil lebih atau kurang

- Ketajaman mental menurun

- Kram otot

- Pembengkakan kaki dan pergelangan kaki

- Kulit kering dan gatal

- Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang sulit dikendalikan

- Sesak napas, jika cairan menumpuk di paru-paru

- Nyeri dada, jika cairan menumpuk di sekitar lapisan jantung.

Cara Cegah Gagal Ginjal

Gagal ginjal masih bisa disembuhkan, tergantung pada tingkat keparahannya. Namun, ada baiknya Anda melakukan beberapa langkah preventif untuk mencegah penyakit ginjal kronis tersebut.

Kebiasaan dan rutinitas yang sehat dapat memperlambat seberapa cepat ginjal Anda kehilangan kemampuannya untuk berfungsi.

Jika Anda menderita gagal ginjal, sebaiknya:

- Pantau fungsi ginjal Anda

- Jaga kadar gula darah Anda dalam kisaran normal jika Anda menderita diabetes

- Jaga tingkat tekanan darah Anda dalam kisaran normal

- Hindari menggunakan produk tembakau atau merokok

- Hindari makanan tinggi protein dan sodium

- Rutin periksakan kesehatan ginjal Anda ke rumah sakit.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Yandri Daniel Damaledo

tirto.id - Kesehatan
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Addi M Idhom