Jumlah Penumpang Pesawat Naik Selama Oktober 2020

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 1 Desember 2020
Dibandingkan September 2020, jumlah penumpang pesawat domestik maupun internasional naik pada Oktober 2020.
tirto.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang penerbangan domestik mencapai 2,22 juta orang pada Oktober 2020. Angka ini mengalami kenaikan 17,33 persen dari September 2020 yang mencapai 1,69 juta orang.

Meski naik, angka ini masih di bawah posisi sebelum pandemi. Oktober 2019 lalu, jumlah penumpang pesawat masih mencapai 6,58 juta orang.

Kenaikan penumpang pesawat ini terus terjadi tatkala pandemi COVID-19 belum menunjukan tanda-tanda melandai. Penambahan kasus baru harian masih berkisar 3.000-4.000. Per Minggu (29/11/2020), jumlah kasus baru menyentuh rekor tertinggi yaitu 6.267 orang.

“Penumpang domestik angkutan udara naik 17,33 persen mtom. Dari September 1,89 juta orang ke 2,22 juta orang di Oktober 2020,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Setianto dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/12/2020).

Kenaikan penerbangan domestik ini juga diikuti oleh penerbangan internasional. Angkanya naik dari 30 ribu orang di September 2020 menjadi 40 ribu orang di Oktober 2020. Namun secara tahunan, turun 97,76 persen dari posisi Oktober 2019 yang mencapai 1,72 juta orang.

“Penerbangan internasional 0,04 juta orang atau masih meningkat dibandingkan September 2020 meningkat 13,53 persen,” ucap Setianto.

Di segmen angkutan kereta api, jumlah penumpang Oktober 2020 mencapai 11,94 juta orang. Angka ini naik 4,45 persen dari September 2020 yang mencapai 11,43 juta orang. Sayangnya capaian Oktober 2020 masih lebih rendah dari posisi Juli dan Agustus 2020 yang masing-masing pernah mencapai 12,24 dan 12,77 juta orang.

Dari transportasi angkutan laut, jumlah penumpang Oktober 2020 mencapai 1,1 juta orang. Angka ini naik 3,11 persen dari September 2020 yang mencapai 1,06 juta orang. Meski demikian posisi Oktober 2020 ini tetap ebih rendah dari Oktober 2019 yang mencapai 2,04 juta orang.


Baca juga artikel terkait KERETA API atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Bayu Septianto
DarkLight