Menuju konten utama

Jadwal Tour de France 2020 Bisa Ditunda, Juara 2018 Angkat Bicara

Juara Tour de France 2018, Geraint Thomas angkat bicara soal kemungkinan jadwal Tour de France 2020 ditunda karena pandemi corona.

Jadwal Tour de France 2020 Bisa Ditunda, Juara 2018 Angkat Bicara
Pesepeda BORA-Hansgrohe Peter Sagan dari Slowakia dan pesepeda Bahrain-Merida Sonny Colbrelli dari Italia bersaing ketat di etape kedua Tour de France sejauh 183,5 km dari Mouilleron-Saint-Germain hingga La Roche-sur-Yon, Prancis, Minggu (8/7). ANTARA FOTO/REUTERS/Benoit Tessier

tirto.id - Juara Tour de France 2018, Geraint Thomas berharap ajang balap sepeda bergengsi tersebut tetap dapat digelar sesuai jadwal tahun ini. Di sisi lain, Perancis adalah salah satu negara terdampak paling serius oleh pandemi virus Corona.

Berdasarkan data Center for Systems Science and Engineering (CSSE) Johns Hopkins University hingga Minggu (12/4/2020) pukul 14.08 WIB, terdapat 130.730 kasus virus corona di Perancis dengan 13.832 kematian. Jumlah kasus ini adalah yang tertinggi keempat di dunia setelah Amerika Serikat (530.006 kasus), Spanyol (163.027 kasus), dan Italia (152.271 kasus).

Geraint Thomas yang kini berusia 33 tahun tampak penasaran untuk kembali menyabet gelar juara. Tahun lalu, pemenang Tour de France 2019 adalah pebalap asal Kolombia, Egan Arley Bernal Gómez yang merupakan rekan setim Thomas di Team Ineos.

Optimisme Thomas kembali meraih hasil positif di Tour de France tahun ini muncul karena ia tengah prima.

“Saya pikir saya sedang berada dalam kondisi puncak saya saat ini,” ujar sang pembalap dilansir Antara, Sabtu (11/4/2020).

Akhir Maret lalu, Menteri Olahraga Perancis, Roxana Maracineanu, sempat menawarkan opsi Tour de France digelar tanpa penonton saat ia berdiskusi dengan panitia penyelenggara. Namun, opsi tersebut dinilai sulit diwujudkan.

Bukan hal mudah untuk melarang orang keluar rumah saat rombongan pebalap melewati lingkungan tempat tinggal mereka. Apalagi ajang prestisius seperti Tour de France akan menyedot perhatian penonton, entah dari dalam maupun Perancis.

Sejumlah peserta balapan tak sepakat dengan opsi kejuaraan tanpa penonton ini, tidak terkecuali Geraint Thomas. Menurutnya kehadiran penggemar balap sepeda sudah jadi esensi Tour de France.

“Tanpa penggemar, bukan Tour de France namanya,” tukas Thomas menanggapi hal tersebut.

Jika mengacu agenda awal, Tour de France 2020 dijadwalkan mulai 27 Juni sampai 19 Juli. Meskipun demikian, ada potensi jadwal penyelenggaraan diundur karena pandemi corona. Thomas berharap jadwal tidak berubah. Meskipun demikian, ia tetap bakal mendukung jika penyelenggara mengubah waktu lomba.

“Disayangkan, tapi semoga ini bisa berjalan. Tentunya ada hal-hal besar yang harus diselesaikan terlebih dulu, tapi ketika semuanya aman dan siap untuk berjalan, kami akan sangat senang itu terjadi. Saya berdoa dan berharap itu bisa digelar pada suatu titik tertentu,” terang sang pembalap Team Ineos.

Awal April ini panitia penyelenggara Tour de Suisse resmi mengumumkan pembatalan ajang balap sepeda yang sedianya digelar mulai 7 sampai 14 Juni di Swiss tersebut. Keputusan itu diambil tak terlepas dari pandemi COVID-19 yang dirasakan di seluruh Eropa.

“Ini merupakan kali pertama sejak Perang Dunia II ajang tradisional ini tidak digelar,” terang laman resmi Tour de Suisse, yang dikutip oleh Antara.

Baca juga artikel terkait TOUR DE FRANCE atau tulisan lainnya dari Oryza Aditama

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Oryza Aditama
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Fitra Firdaus